Cari Blog Ini
Selasa, 02 November 2010
preview persija vs SFC
Pertarungan antara Persija Jakarta dan Sriwijaya FC merupakan laga terakhir kedua tim pada tahun ini, karena mereka bakal menjalani libur panjang terkait dipanggilnya sejumlah pemain mengikuti pelatnas Piala AFF.
Persija dan Sriwijaya baru memulai laga mereka kembali pada Januari tahun depan. Dengan demikian, kedua tim sama-sama membidik kemenangan di pertandingan ini untuk memantapkan posisi di klasemen sementara.
Jika menang, Persija berpeluang mempertahankan posisi di empat besar klasemen sebelum pergantian tahun. Sedangkan Sriwijaya mengamankan posisi di papan tengah. Apalagi libur panjang membuat mereka bisa disalip tim-tim yang tidak libur.
"Kami harus mengamankan posisi di papan atas sebelum libur karena agenda timnas. Kami optimsitis bisa meraih kemenangan di pertandingan nanti," ujar pelatih Persija Rahmad Darmawan.
Persija mempunyai catatan cukup bagus bila bertemu Sriwijaya di Jakarta. Dari empat pertemuan, tim Macan Kemayoran meraih tiga kemenangan dan sekali menelan kekalahan. Satu-satunya kekalahan terjadi pada Mei 2009.
Pada musim ini, Persija belum pernah sekalipun menelan kekalahan dalam laga kandangnya. Bukan itu saja, tim besutan Rahmad Darmawan itu sudah melesakkan tujuh gol dan belum kebobolan.
Hanya saja, pada laga terakhirnya, Persija dan Sriwijaya tidak diperkuat sejumlah pemain pilarnya. Gelandang bertahan Syamsul Chaerudin serta bek tengah Precious Emujeraye tidak dapat bermain karena akumulasi kartu.
Dari kubu Sriwijaya, jumlah pemain pilar yang absen lebih banyak. Firman Utina dan Supardi harus menjalani sanksi akumulasi kartu. Sedangkan Budi Sudarsono, M Ridwan dan Ferry Rotinsulu dibekap cedera.
Perkiraan Susunan Pemain:
Persija (4-1-2-3): Hendro Kartiko; M Nasuha, Ambrizal, Eric Beyemi, Leo Saputra; Tony Sucipto; M Ilham, Oliver Markor; Aliyudin, Bambang Pamungkas, Greg Nwokolo.
Sriwijaya FC (4-3-2-1): Fauzal Mubaroq; Mahyadi Panggabean, Rahmat Latif, Cluadiano, Boby Satria; Mahardiga Lasut, Ponaryo Astaman, Oktovianus Maniani; Arif Suyono, Park Jung-hwan; Keith Kayamba Gumbs.
post : jak levi
laga sengit sebelum jeda persija vs SFC
Persija Jakarta akan menjalani laga terakhir sebelum jeda training camp (TC) timnas untuk Piala AFF 2010. Macan Kemayoran menjamu Sriwijaya FC (SFC) di SUGBK, Rabu (3/11).
Persija dan SFC akan menjalani laga terakhir sebelum jeda sekitar tujuh pekan untuk mengakomodasi TC permanen tim Merah Putih mulai Senin (8/11). Macan Kemayoran baru merumput lagi saat menghadapi tuan rumah Bontang FC pada 2 Januari 2011.
Hal sama berlaku bagi SFC yang menjamu Persib Bandung. Laga Macan Kemayoran versus Laskar Wong Kito yang akan digunakan untuk menggalang dana bagi korban Gunung Merapi dan tsunami Mentawai itu diprediksi akan menguras emosi pemain.
Sebab, sedikitnya sembilan amunisi plus pelatih Persija saat ini sebelumnya berkostum SFC. Sikap berbeda ditunjukkan Ponaryo Astaman, Ade Suhendra, dan Firman Utina yang sebaliknya menyeberang ke SFC.
Rivalitas mereka mengerucut lantaran butuh posisi angka aman sebelum istirahat. Klasemen papan atas Indonesia Super League (ISL) 2010/ 2011 kembali bergolak.
Selain Persija, Arema dan Persipura Jayapura juga memiliki kepentingan angka untuk mengamankan posisi. Macan Kemayoran saat menempati peringkat 4 dengan nilai 13 dari enam laga. Terpaut enam angka dari pemimpin klasemen Persipura , tapi Mutiara Hitam surplus satu laga. Arema membayangi di peringkat 3 dengan nilai 14 dari tujuh laga. Lalu, SFC berada di peringkat 9 dengan nilai sembilan.
Pelatih Persija Rahmad Darmawan mengatakan tambahan tiga angka akan mengamankan posisi tim.
“Kami ingin menang. Persiapan sudah maksimal, meski beberapa pemain bermasalah. Kami harus bersikap profesional. Yang jelas, saat ini SFC banyak mengalami perubahan. Hal itu konsekuensi dari perubahan pelatih. Saat ini hanya empat pemain lama yang berstatus starting line-up, seperti Ferry Rotinsulu, Ponaryo Astaman, Keith Kayamba, dan Arif Suyono,” ungkapnya kemarin.
Macan Kemayoran memang belum terbebas dari problem pemain. Precious Emeujeraye dan Samsyul Chaeruddin terkena akumulasi kartu, sedangkan Ismed Sofyan masih dibelit cedera. Namun, Ambrizal dan Hasyim Kipau akan disiapkan untuk mengisi posisi yang kosong di lini belakang tersebut.
Posisi Toni Sucipto yang sebelumnya menjadi suksesor Ismed rencananya akan menggantikan tugas yang ditinggalkan Syamsul. Persija sedikit diuntungkan oleh kebugaran M Nasuha. Selain cedera dan akumulasi, mereka juga sedang menunggu kepastian status striker Agu Casmir.
“Nasuha sudah sembuh, tapi kesiapannya akan dilihat lagi,” katanya.
Sejarah pertemuan memang masih berpihak kepada Macan Kemayoran. Dari sepuluh laga, Persija menang lima kali dan dua seri lalu sisanya kalah. Beberapa kemenangan diraih Persija saat away, seperti hasil akhir 2-1 pada tahun pertama ISL.
Persija juga pernah menaklukkan tuan rumah Laskar Wong Kito dengan skor 1-0 pada kompetisi 2006 saat Divisi Utama menjadi kasta tertinggi. Kondisi berbeda SFC yang belum pernah menaklukkan home ground Macan Kemayoran.
Rahmad menambahkan, Persija mewaspadai counterattacklawan.
“SFC sering mengandalkan serangan balik. Tapi, kami sudah menyiapkan cara untuk menyiasati situasi ini,” ujar Rahmad.
Bukan hanya Persija, SFC juga dihadapkan pada problem pemain. Firman dan Supardi absen karena terbelit kartu. Budi Sudarsono juga masih berkutat dengan cedera. Namun, Laskar Wong Kito memiliki modal bagus setelah menang 1-0 atas tuan rumah PSPS Pekanbaru pada Sabtu
post : jak levi
Sabtu, 23 Oktober 2010
agu casmir pastikan gabung ke persija
Kuota asing Persija Jakarta terpenuhi. Striker asal Singapura Agu Casmir menjadi amunisi impor kelima Macan Kemayoran. Manajemen Persija mengklaim tanda tangan kontrak sudah dilakukan pada Rabu (20/10). Namun, striker berusia 26 tahun itu akan menjalani laga terakhirnya bersama Gombak United pada Jumat (22/10).
Sekretaris Tim Persija Ferry Indra Syarief mengungkapkan, Agu segera menjalani latihan bersama tim.
”Agu tetap diizinkan bermain bersama klubnya dahulu. Setelah laga itu, dia langsung berangkat ke Jakarta dan menjalani persiapan bersama tim,” ungkap Ferry.
Demi mendapatkan tanda tangan Agu, Macan Kemayoran kabarnya menyiapkan anggaran sampai Rp1,1 miliar. Namun, jumlah itu sudah termasuk transfer Rp400 juta.
Ferry menambahkan, Persija harus membayar sisa kontrak dua bulan di Gombak United. Sebab, Agu masih terikat kontrak sampai Desember. Macan Kemayoran juga mengaku optimistis bisa menurunkannya saat menjamu Persib Bandung, Sabtu (30/10). Liga sebelumnya sudah menyatakan Agu memenuhi persyaratan administrasi.
”Kompensasi yang harus dibayarkan sekitar Rp400 juta. Bagaimanapun, kontrak Agu sampai akhir tahun ini. Jumlah itu juga kurang lebih hampir sama dengan yang diterima Greg Nwokolo,” kata Ferry.
Biaya transfer sebelumnya juga disiapkan Macan Kemayoran ketika mendatangkan Nwokolo. Waktu itu manajemen menyiapkan biaya tambahan Rp250 juta sebagai uang transfer plus Rp1,1 miliar sebagai mahar kontrak semusim. Selain Agu dan Nwokolo, amunisi asing Persija terdiri atas Oliver Makor, Erick Arsene Bayemi, dan Precious Emeujeraye.
Bergabungnya Agu sebenarnya menarik. Sebab, pada kompetisi 2006 saat Divisi Utama menjadi label tertinggi, amunisi naturalisasi itu sempat bersengketa dengan Persija. Mengaku tidak cocok dengan kondisi rumput stadion di Indonesia, Agu kemudian meninggalkan mes Persija setelah tanda tangan dan menerima downpayment (DP) Rp186 juta.
Ferry menjelaskan, Persija saat ini belum terbebas dari problem nonteknis pemain.
”Kuota pemain mungkin terpenuhi. Tapi, kami justru dihadapkan pada kondisi kelelahan pemain. Kami harus ke Solo, setelah itu berangkat menuju Padang dengan waktu istirahat pendek,” pungkas Ferry.
post : jak levi
gol tunggal BP menangkan persija
Ujung tombak veteran Persija Jakarta Bambang Pamungkas mengantarkan tim Macan Kemayoran memetik kemenangan 1-0 atas Pelita Jaya di Stadion Manahan, Solo, Sabtu [23/10], dalam lanjutan Superliga Indonesia 2010/11.
Duel ini terpaksa digelar di Stadion Manahan Solo, karena kepolisian Karawang tidak mengizinkan Pelita bertanding di wilayah mereka berkaitan dengan pemilihan umum kepala daerah [Pemilukada].
Kemenangan itu membuat Persija naik ke posisi dua klasemen sementara dengan nilai sepuluh dari empat laga. Raihan angka Persija sama dengan Persipura Jayapura, namun tim besutan Rahmad Darmawan ini kalah selisih gol.
Sebaliknya, kekalahan dari tim tamu membuat Pelita tidak beranjak dari papan bawah klasemen sementara. Pelita tetap tertahan di posisi ke-15 dengan raihan angka tiga. Ini merupakan kekalahan ketiga beruntun yang didapat tim besutan Jajang Nrujaman itu.
Baik Pelita maupun Persija tidak memperlihatkan permainan menarik di babak pertama. Pelita yang tak tampil di hadapan pendukungnya sendiri juga mengalami kesulitan mengembangkan permainan.
Pelita pun hanya mengandalkan tendangan dari luar kotak penalti, sehingga praktis tidak ada ancaman berarti yang menghampiri pertahanan kedua tim. Hingga babak pertama usai, kedudukan imbang tanpa gol tetap bertahan.
Di babak kedua, Persija mampu mengembangkan permainan ke arah lebih baik. Sedangkan permainan Pelita tidak mengalami perubahan berarti. Akibatnya, Persija dapat melakukan tekanan ke pertahanan tim tuan rumah.
Upaya Persija untuk unggul lebih dulu membuahkan hasil pada menit ke-55. Bepe, sapaan Bambang, berhasil menjebol gawang I Made Kadek setelah menerima umpan matang dari M Ilham.
Unggul satu gol membuat Persija semakin meningkatkan daya gedornya. Pada menit ke-67, Bepe nyaris menggandakan keunggulan tim tamu. Usai menerima umpan dari Greg Nwokolo, Bepe melepaskan tembakan yang berhasil melewati I Made Kadek. Tapi bola dapat dihalau pemain Pelita.
Tak lama kemudian, Bepe kembali mendapatkan peluang usai mendapt umpan dari Greg. Tapi kali ini tendangannya tidak menemui sasaran, karena melebar dari gawang Pelita.
Walau menguasai permainan, dan mendapatkan sejumlah peluang, Persija tetap tidak bisa menambah pundi-pundi golnya. Hingga pertandingan berakhir, skor 1-0 tak mengalami perubahan
post : jaklevi
Jumat, 22 Oktober 2010
persija di sambut oleh jak solo raya
Persija saat ini telah berada di kota Solo setelah tiba siang ini di bandara Adi Soemarmo Solo dengan disambut puluhan rekan-rekan dari Jakmania Solo Raya dan saat ini Persija langsung menggelar latihannya sore ini di Lapangan Kota Barat Area Stadion Manahan Solo, Persija sendiri menginap di Sunan Hotel selama di Kota Solo dan berdasarkan informasi yang diterima Jak Online dari Bung Ferry, jalannya Latihan Persija sore ini turut disaksikan juga oleh rekan-rekan Jak Solo Raya yang setia menemani Persija dari mulai kedatangan Persija di kota Solo.
The Jakmania sendiri rencananya akan kembali menggelar tour tandangnya ke kota Solo dan menurut rencana rombongan besar Jakmania akan berangkat ke kota Solo hari Jumat sore, 22/10 menggunakan jasa kereta api untuk selanjutnya akan bergabung dengan Jak Outsiders dari beberapa daerah untuk bersama-sama mendukung Persija di Stadion Manahan Solo hari Sabtu nanti, 23/10 saat Persija dijamu tuan rumah Pelita Jaya Karawang yang tidak bisa menggelar laga kandangnya di kota Karawang dikarenakan terbentur perijinan dari kepolisian setempat akibat adanya Pilkada di kota Karawang. Bagi Jakmania sendiri tentu saja akan berkomitmen untuk tetap hadir di kota Solo dalam mendukung Persija Jakarta seperti halnya saat persija menjamu Persela di kota Semarang pada hari Sabtu yang lalu dimana ribuan Jakmania hadir di stadion Jatidiri Semarang minggu lalu
post : jaklevi
artikel : JO
The Jakmania sendiri rencananya akan kembali menggelar tour tandangnya ke kota Solo dan menurut rencana rombongan besar Jakmania akan berangkat ke kota Solo hari Jumat sore, 22/10 menggunakan jasa kereta api untuk selanjutnya akan bergabung dengan Jak Outsiders dari beberapa daerah untuk bersama-sama mendukung Persija di Stadion Manahan Solo hari Sabtu nanti, 23/10 saat Persija dijamu tuan rumah Pelita Jaya Karawang yang tidak bisa menggelar laga kandangnya di kota Karawang dikarenakan terbentur perijinan dari kepolisian setempat akibat adanya Pilkada di kota Karawang. Bagi Jakmania sendiri tentu saja akan berkomitmen untuk tetap hadir di kota Solo dalam mendukung Persija Jakarta seperti halnya saat persija menjamu Persela di kota Semarang pada hari Sabtu yang lalu dimana ribuan Jakmania hadir di stadion Jatidiri Semarang minggu lalu
post : jaklevi
artikel : JO
lawan pelita, persija tampil menyerang
Tiga pemain asing Pelita belum mendapat izin dari PT Liga Indonesia. Namun, ini bukan halangan bagi The Young Guns untuk tampil terbuka saat menjamu Persija, Sabtu 23 Oktober 2010.
Pelita akan bertemu Persija di Stadion Manahan, Solo. Sebagai tuan rumah, Pelita yang masih berkutat di papan bawah klasemen sementara Liga Super Indonesia (ISL) 2010/2011 telah menargetkan tiga poin.
Pelatih Pelita, Jajang Nurjaman mengatakan perjuangan timnya tentu tidak mudah. Pasalnya, tim yang akan dihadapi memiliki materi pemain-pemain berkualitas baik lokal maupun asingnya.
Langkah The Young Guns juga semakin berat setelah dalam laga ini terancam tak bisa tampil full team. Tiga pemain asingnya kemungkinan besar tak bisa tampil karena belum mendapat izin dari PT Liga Indonesia.
Mereka adalah Walter Bruzela (Argentina), Andres Ramirez (Paraguay) dan Dramane Coulibaly (Mali). Sedangkan dua pemain asing (Jepang) yang sudah bisa tampil adalah Shibakoya Yuichi dan Tomoyuki Sakai.
"Persija punya materi pemain yang bagus. Namun sebagai tuan rumah, kami harus berusaha untuk merebut kemenangan meski dengan perjuangan yang melelahkan," kata Jajang, Jumat 22 Oktober 2010.
Menurut Jajang, Persija bakal tampil menyerang seperti laga-laga sebelumnya. Karena itu, pergerakan Greg Nwokolo, Bambang Pamungkas, Aliyudin dan penyerang lainnya harus diwaspadai.
Meski demikian, bukan berarti timnya bakal tampil bertahan. Sebaliknya, Jajang Mulyana cs diminta untuk tidak ragu mengimbangi permainan terbuka dari tim tamu, Macan Kemayoran.
"Sebagai tuan rumah kami tentu butuh nilai. Kami akan tampil menyerang meski dengan kekuatan terbatas," tandas Jajang.
Pelita sampai saat ini masih berkutat di peringkat ke-15 klasemen sementara dengan koleksi 3 poin dari 3 laga. Kemenangan perdana Pelita diraih saat bertemu Persiwa Wamena, Minggu 26 September 2010
post : jak levi
Pelita akan bertemu Persija di Stadion Manahan, Solo. Sebagai tuan rumah, Pelita yang masih berkutat di papan bawah klasemen sementara Liga Super Indonesia (ISL) 2010/2011 telah menargetkan tiga poin.
Pelatih Pelita, Jajang Nurjaman mengatakan perjuangan timnya tentu tidak mudah. Pasalnya, tim yang akan dihadapi memiliki materi pemain-pemain berkualitas baik lokal maupun asingnya.
Langkah The Young Guns juga semakin berat setelah dalam laga ini terancam tak bisa tampil full team. Tiga pemain asingnya kemungkinan besar tak bisa tampil karena belum mendapat izin dari PT Liga Indonesia.
Mereka adalah Walter Bruzela (Argentina), Andres Ramirez (Paraguay) dan Dramane Coulibaly (Mali). Sedangkan dua pemain asing (Jepang) yang sudah bisa tampil adalah Shibakoya Yuichi dan Tomoyuki Sakai.
"Persija punya materi pemain yang bagus. Namun sebagai tuan rumah, kami harus berusaha untuk merebut kemenangan meski dengan perjuangan yang melelahkan," kata Jajang, Jumat 22 Oktober 2010.
Menurut Jajang, Persija bakal tampil menyerang seperti laga-laga sebelumnya. Karena itu, pergerakan Greg Nwokolo, Bambang Pamungkas, Aliyudin dan penyerang lainnya harus diwaspadai.
Meski demikian, bukan berarti timnya bakal tampil bertahan. Sebaliknya, Jajang Mulyana cs diminta untuk tidak ragu mengimbangi permainan terbuka dari tim tamu, Macan Kemayoran.
"Sebagai tuan rumah kami tentu butuh nilai. Kami akan tampil menyerang meski dengan kekuatan terbatas," tandas Jajang.
Pelita sampai saat ini masih berkutat di peringkat ke-15 klasemen sementara dengan koleksi 3 poin dari 3 laga. Kemenangan perdana Pelita diraih saat bertemu Persiwa Wamena, Minggu 26 September 2010
post : jak levi
Rabu, 20 Oktober 2010
agu casmir diharapkan bisa tampil saat melawan persib bandung
akhirnya mencapai kesepakatan akhir dengan Striker Tim Nasional Singapura, Agu Chasmir yang pada awalnya agak sedikit dipersulit dengan fakta bahwa Agu Chasmir masih terikat kontrak dengan kesebelasan Gombak United Singapura hingga bulan Desember 2010 nanti, namun pihak manajemen Gombak United di Singapura akhirnya bersedia melepas Agu Chasmir setelah pertandingan mereka pada tanggal 22 Oktober 2010 nanti.
Menurut informasi yang diterima Jak Online melalui catatan “o2 News“ yang dirilis Bung Ferry, saat ini manajemen Persija masih melakukan perundingan tentang jadwal pembayaran kontrak serta keberangkatan Agu Chasmir ke Jakarta. Melihat kondisi ini rasanya sulit berharap Agu Chasmir bisa tampil pada pertandingan Semen Padang vs Persija Jakarta tanggal 26 Oktober 2010 di Stadion H. Agus Salim, di kota Padang nantinya. “Tapi kita masih kejar Agu agar bisa tampil pada pertandingan di Jakarta tgl 30 Oktober melawan Persib Bandung. Kehadiran Agu diharapkan bisa memberikan alternatif lain mengingat kita hanya punya 2 striker murni pada Bepe dan Ali.” Demikian statement yang disampaikan Bung Ferry melalui catatan
post : jaklevi
Menurut informasi yang diterima Jak Online melalui catatan “o2 News“ yang dirilis Bung Ferry, saat ini manajemen Persija masih melakukan perundingan tentang jadwal pembayaran kontrak serta keberangkatan Agu Chasmir ke Jakarta. Melihat kondisi ini rasanya sulit berharap Agu Chasmir bisa tampil pada pertandingan Semen Padang vs Persija Jakarta tanggal 26 Oktober 2010 di Stadion H. Agus Salim, di kota Padang nantinya. “Tapi kita masih kejar Agu agar bisa tampil pada pertandingan di Jakarta tgl 30 Oktober melawan Persib Bandung. Kehadiran Agu diharapkan bisa memberikan alternatif lain mengingat kita hanya punya 2 striker murni pada Bepe dan Ali.” Demikian statement yang disampaikan Bung Ferry melalui catatan
post : jaklevi
Selasa, 19 Oktober 2010
mustaqim : persija tahu kelemahan kami
Pelatih Deltras Sidoarjo Mustaqim menyatakan, absennya sejumlah pemain pilar memberikan andil dalam kekalahan 2-0 yang didapat The Lobster dari Persija Jakarta pada lanjutan Superliga Indonesia 2010/11.
Mustaqim mengakui bila tim besutannya pantas mendapatkan kekalahan dari Persija. Menurutnya, dua gol yang bersarang di gawang Usman Pribadi disebabkan pemain kehilangan konsentrasi ketika mendapat tekanan.
Selain itu, Mustaqim juga memuji kecerdikan pelatih Persija Rahmad Darmawan yang melihat kelemahan The Lobster di sektor kiri. Proses terjadinya gol itu setelah Persija memanfaatkan di sektor kiri.
“Absennya Sutikno memberikan pengaruh terhadap sektor kami. Bung Rahmad sangat jeli melihat kelemahan kami di sektor kiri, dan memanfaatkannya untuk mencetak gol. Kedua gol di gawang Deltras juga disebabkan pemain kehilangan konsentrasi,” ungkap Mustaqim.
“Tanpa Marcio [Souza] juga turut memberikan pengaruh terhadap serangan kami. Jika saja Marcio bisa berduet dengan Lopez, maka kami bisa memberikan tekanan di pertahanan Persija.”
post : jak levi
Mustaqim mengakui bila tim besutannya pantas mendapatkan kekalahan dari Persija. Menurutnya, dua gol yang bersarang di gawang Usman Pribadi disebabkan pemain kehilangan konsentrasi ketika mendapat tekanan.
Selain itu, Mustaqim juga memuji kecerdikan pelatih Persija Rahmad Darmawan yang melihat kelemahan The Lobster di sektor kiri. Proses terjadinya gol itu setelah Persija memanfaatkan di sektor kiri.
“Absennya Sutikno memberikan pengaruh terhadap sektor kami. Bung Rahmad sangat jeli melihat kelemahan kami di sektor kiri, dan memanfaatkannya untuk mencetak gol. Kedua gol di gawang Deltras juga disebabkan pemain kehilangan konsentrasi,” ungkap Mustaqim.
“Tanpa Marcio [Souza] juga turut memberikan pengaruh terhadap serangan kami. Jika saja Marcio bisa berduet dengan Lopez, maka kami bisa memberikan tekanan di pertahanan Persija.”
post : jak levi
babak pertama persija tidak efektif
Pelatih Persija Jakarta Rahmad Darmawan mengakui bila permainan tim Macan Kemayoran tidak efektif di babak pertama ketika mengalahkan Deltras Sidoarjo 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.
Menurut RD, sebutan Rahmad, Persija menguasai permainan dengan melakukan tekanan ke pertahanan Deltras. Hanya saja, para pemain tidak tampil efektif dengan terlalu sering melepas umpan panjang.
“Di babak pertama, kami tidak bermain efektif. Pemain sering melepaskan long ball. Padahal, Deltras menempatkan lima pemainnya di barisan belakang. Akibatnya, kami kesulitan mencetak gol,” ungkap RD.
Ditambahkan, upaya Persija untuk memperbesar keunggulannya kembali menemui kesulitan. Sebab, di pertengahan babak kedua permainan mulai mengalami penurunan. Ditariknya Syamsul Chaeruddin turut memberikan pengaruh terhadap permainan Persija.
“Chaerul mendapat cedera paha, sehingga ditarik keluar. Setelah itu, permainan kami juga drop, sehingga Deltras bisa mengimbangi permainan kami,” kata RD.
post : jaklevi
Menurut RD, sebutan Rahmad, Persija menguasai permainan dengan melakukan tekanan ke pertahanan Deltras. Hanya saja, para pemain tidak tampil efektif dengan terlalu sering melepas umpan panjang.
“Di babak pertama, kami tidak bermain efektif. Pemain sering melepaskan long ball. Padahal, Deltras menempatkan lima pemainnya di barisan belakang. Akibatnya, kami kesulitan mencetak gol,” ungkap RD.
Ditambahkan, upaya Persija untuk memperbesar keunggulannya kembali menemui kesulitan. Sebab, di pertengahan babak kedua permainan mulai mengalami penurunan. Ditariknya Syamsul Chaeruddin turut memberikan pengaruh terhadap permainan Persija.
“Chaerul mendapat cedera paha, sehingga ditarik keluar. Setelah itu, permainan kami juga drop, sehingga Deltras bisa mengimbangi permainan kami,” kata RD.
post : jaklevi
hajar deltras persija tempel persipura
Persija Jakarta sukses memetik angka penuh ketika berlaga di kandangnya sendiri di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta usai menundukkan Deltras Sidoarjo 2-0, Selasa [19/10].
Tambahan tiga angka itu mendongkrak posisi Persija ke peringkat dua klasemen sementara dengan nilai tujuh hasil dua kemenangan dan sekali imbang. Raihan angka Persija sama dengan Persipura Jayapura yang berada di puncak klasemen, tapi tim Macan Kemayoran kalah selisih gol.
Tampil untuk pertama kalinya di hadapan publik sendiri, Persija menguasai permainan sepanjang babak pertama. Tim tuan rumah mengurung pertahanan Deltras yang cenderung menerapkan permainan bertahan, dan hanya menyisakan Cristiano Lopez di sektor depan.
Berbagai variasi serangan dikembangkan Persija. Sejumlah peluang berhasil didapat Persija, namun tidak satu pun bisa dikonversi menjadi gol. Tendangan Ismed Sofyan masih ditepis kiper Usman Pribadi pada menit ke-23.<script type="text/javascript" src="http://ad.doubleclick.net/adj/gna.id/level2;tile=2;sz=160x600;ord=71253?area=2l&pos=2&ord=71253"></script>
Rapatnya pertahanan Deltras memaksa Persija lebih sering melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Pada menit ke-31, tendangan keras Toni Sucipto membentur mistar atas gawang.
Upaya Persija untuk menjebol gawang Deltras akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38. Penetrasi Greg Nwokolo dari sisi kiri pertahanan Deltras menarik sejumlah pemain belakang lawan.
Greg lalu melepaskan tendangan keras, dan ditepis Usman. Namun bola yang sempat membentur pemain belakang Deltras mengarah ke Aliyudin yang berdiri bebas. Striker mungil Persija ini pun tanpa kesulitan berarti menjebol gawang The Lobster.
Unggul satu gol membuat Persija terus menekan pertahanan Deltras untuk memperbesar keunggulan. Namun, hingga babak pertama usai, skor 1-0 untuk keunggulan Persija tetap bertahan.
Di babak kedua, pelatih Deltras Mustaqim mulai menerapkan strategi permainan terbuka untuk mengejar ketertinggalan mereka dari Persija. Hanya saja, penyelesaian akhir yang buruk membuat upaya Deltras menemui kegagalan.
Persija sempat mengalami kerepotan membendung serangan Deltras. Permainan mulai berjalan imbang selepas menit ke-65. Pertarungan antara Persija dan Deltras lebih sering terjadi di sektor tengah.
Tuan rumah mendapatkan peluang emas melalui Bambang Pamungkas yang bekerja sama dengan Oktavianus pada menit ke-75. Tapi performa cemerlang Usman berhasil menggagalkan peluang itu. Usman kembali mementahkan peluang Bepe, sapaan Bambang tak lama kemudian.
Di lain sisi, Deltras sempat mendapatkan peluang di menit ke-79 melalui Lopez. Namun tendangan kerasnya masih bisa ditepis Hendro Kartiko, sehingga hanya menghasilan sepak pojok.
Kelengahan pemain belakang Deltras kembali harus dibayar mahal, sehingga pemain pengganti Rizki Ramdhan Lestaluhu akirnya memperbesar keunggulan Persija pada menit ke-81. Rizki yang berdiri bebas tanpa pengawal menyambut umpan yang dilepas Toni untuk menjebol gawang Usman.
post : jaklevi
Tambahan tiga angka itu mendongkrak posisi Persija ke peringkat dua klasemen sementara dengan nilai tujuh hasil dua kemenangan dan sekali imbang. Raihan angka Persija sama dengan Persipura Jayapura yang berada di puncak klasemen, tapi tim Macan Kemayoran kalah selisih gol.
Tampil untuk pertama kalinya di hadapan publik sendiri, Persija menguasai permainan sepanjang babak pertama. Tim tuan rumah mengurung pertahanan Deltras yang cenderung menerapkan permainan bertahan, dan hanya menyisakan Cristiano Lopez di sektor depan.
Berbagai variasi serangan dikembangkan Persija. Sejumlah peluang berhasil didapat Persija, namun tidak satu pun bisa dikonversi menjadi gol. Tendangan Ismed Sofyan masih ditepis kiper Usman Pribadi pada menit ke-23.<script type="text/javascript" src="http://ad.doubleclick.net/adj/gna.id/level2;tile=2;sz=160x600;ord=71253?area=2l&pos=2&ord=71253"></script>
Rapatnya pertahanan Deltras memaksa Persija lebih sering melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Pada menit ke-31, tendangan keras Toni Sucipto membentur mistar atas gawang.
Upaya Persija untuk menjebol gawang Deltras akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38. Penetrasi Greg Nwokolo dari sisi kiri pertahanan Deltras menarik sejumlah pemain belakang lawan.
Greg lalu melepaskan tendangan keras, dan ditepis Usman. Namun bola yang sempat membentur pemain belakang Deltras mengarah ke Aliyudin yang berdiri bebas. Striker mungil Persija ini pun tanpa kesulitan berarti menjebol gawang The Lobster.
Unggul satu gol membuat Persija terus menekan pertahanan Deltras untuk memperbesar keunggulan. Namun, hingga babak pertama usai, skor 1-0 untuk keunggulan Persija tetap bertahan.
Di babak kedua, pelatih Deltras Mustaqim mulai menerapkan strategi permainan terbuka untuk mengejar ketertinggalan mereka dari Persija. Hanya saja, penyelesaian akhir yang buruk membuat upaya Deltras menemui kegagalan.
Persija sempat mengalami kerepotan membendung serangan Deltras. Permainan mulai berjalan imbang selepas menit ke-65. Pertarungan antara Persija dan Deltras lebih sering terjadi di sektor tengah.
Tuan rumah mendapatkan peluang emas melalui Bambang Pamungkas yang bekerja sama dengan Oktavianus pada menit ke-75. Tapi performa cemerlang Usman berhasil menggagalkan peluang itu. Usman kembali mementahkan peluang Bepe, sapaan Bambang tak lama kemudian.
Di lain sisi, Deltras sempat mendapatkan peluang di menit ke-79 melalui Lopez. Namun tendangan kerasnya masih bisa ditepis Hendro Kartiko, sehingga hanya menghasilan sepak pojok.
Kelengahan pemain belakang Deltras kembali harus dibayar mahal, sehingga pemain pengganti Rizki Ramdhan Lestaluhu akirnya memperbesar keunggulan Persija pada menit ke-81. Rizki yang berdiri bebas tanpa pengawal menyambut umpan yang dilepas Toni untuk menjebol gawang Usman.
post : jaklevi
jak mania kembali suarakan revolusi PSSI
Propaganda yang dilakukan The Jakmania, kelompok suporter fanatik Persija Jakarta, untuk merevolusi kepengurusan PSSI kembali dilakukan bertepatan dengan saat puluhan ribu anggotanya membanjiri Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, ketika menyaksikan laga Persija kontra Deltras Sidoarjo, Selasa (19/10).
Pantauan GOAL.com di lapangan tampak puluhan kelompok suporter dengan warna khas orange sesaat sebelum memasuki stadion kebanggaan bangsa Indonesia, mereka menyambangi kantor PSSI dan menaruh karangan bunga bertuliskan "Selamat atas terselenggaranya kongres luar biasa PSSI".
Tidak cukup sampai di situ, ribuan anggota The Jakmania yang ada di dalam stadion dan terus bernyanyi memberikan suntikan semangat kepada Ismed Sofyan dkk, beberapa kali terdengar menyuarakan yel-yel rovolusi PSSI.
Bahkan di tribun wartawan, The Jakmania juga membagikan selebaran pernyataan sikap yang berisi tiga poin.
Pertama, menuntut sekjen PSSI Nugraha Besoes melakukan krarifikasi tuduhannya terhadap aksi The Jakmania yang dinilainya ditunggangi pihak lain. Sedangkan yang kedua, menuntut PSSI melaksanakan rekomendasi KSN (kongres sepakbola nasional) termasuk butir delapan yang sempat dihilangkan tentang dewan sepakbola nasional.
Terakhir, turunkan Nurdin Halid dari ketua umum PSSI dan segera mungkin untuk melaksanakan kongres luar biasa.
Sayangnya, sama dengan aksi yang dilakukan The Jakmania sebelumnya, kali ini pun tetap tidak mendapat tanggapan dari pengurus PSSI.
post : jaklevi
Pantauan GOAL.com di lapangan tampak puluhan kelompok suporter dengan warna khas orange sesaat sebelum memasuki stadion kebanggaan bangsa Indonesia, mereka menyambangi kantor PSSI dan menaruh karangan bunga bertuliskan "Selamat atas terselenggaranya kongres luar biasa PSSI".
Tidak cukup sampai di situ, ribuan anggota The Jakmania yang ada di dalam stadion dan terus bernyanyi memberikan suntikan semangat kepada Ismed Sofyan dkk, beberapa kali terdengar menyuarakan yel-yel rovolusi PSSI.
Bahkan di tribun wartawan, The Jakmania juga membagikan selebaran pernyataan sikap yang berisi tiga poin.
Pertama, menuntut sekjen PSSI Nugraha Besoes melakukan krarifikasi tuduhannya terhadap aksi The Jakmania yang dinilainya ditunggangi pihak lain. Sedangkan yang kedua, menuntut PSSI melaksanakan rekomendasi KSN (kongres sepakbola nasional) termasuk butir delapan yang sempat dihilangkan tentang dewan sepakbola nasional.
Terakhir, turunkan Nurdin Halid dari ketua umum PSSI dan segera mungkin untuk melaksanakan kongres luar biasa.
Sayangnya, sama dengan aksi yang dilakukan The Jakmania sebelumnya, kali ini pun tetap tidak mendapat tanggapan dari pengurus PSSI.
post : jaklevi
Senin, 18 Oktober 2010
persija berpeluang ke papan atas
Persija Jakarta berpeluang besar ke papan atas Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 jika bisa melibas Deltras Sidoarjo di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sore ini.
Poin penuh menjadi bidikan utama Persija saat menjamu Deltras sore ini. Selain baru saja mengemas tiga poin seusai mempermalukan Persela Lamongan 2- 0 di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (16/10), Macan Kemayoranjuga memburu papan atas.
Jika berhasil mengalahkan Deltras pada laga yang akan disiarkan langsung antv pukul 15.30 WIB ini, Persija yang kini bertengger di peringkat 9 akan loncat ke papan atas dengan nilai 7, setara dengan pemuncak klasemen sementara Persipura Jayapura.
Namun, meraih angka penuh dari Deltras bukanlah pekerjaan mudah. Sebab, sebagai tim promosi, The Lobster –julukan Deltras– mampu mengejutkan dengan menggilas Sriwijaya FC 3-1 dan Persib Bandung 4-1. Satu-satunya kekalahan 0-1 Deltras terjadi di markas PSPS Pekanbaru, itu pun dari titik penalti. Prestasi tersebut membawa Danilo Fernando dkk ke peringkat 3 dengan nilai 6.
Pelatih Persija Rahmad ‘RD’ Darmawan pun mengingatkan asuhannya untuk tak meremehkan Deltras.
“Secara umum Deltras punya kestabilan permainan. Kami harus selalu waspada menghadapi mereka. Kekalahan mereka di kandang PSPS tak bisa jadi ukuran bahwa kekuatan mereka kendur, karena gol PSPS dari titik penalti,” tutur RD kemarin.
Persija pun bukan tanpa masalah di laga ini. Pemain serbabisa Muhammad Nasuha masih cedera lutut kanan saat membela timnas Indonesia menghadapi Maladewa di Bandung pertengahan pekan lalu. Namun, Macan Kemayoran masih punya cadangan yang sepadan, Ambrizal atau Amarzukih. Winger Muhammad Ilham pun tidak bisa diturunkan akibat akumulasi kartu kuning.
Ilham sudah tidak terlihat dalam latihan terakhir Persija. RD mengatakan, Ilham meminta izin menemani istrinya yang melahirkan.
“Ada banyak opsi, salah satunya menyiapkan Ramdhani Lestaluhu sebagai pengganti Ilham,” kata RD. Pelatih yang berbasis Marinir ini juga mempertimbangkan rotasi pemain seperti yang dilakukannya saat menukangi SFC musim lalu.
Apalagi, Macan Kemayoran akan melakoni serangkaian jadwal padat. Setelah menjamu Deltras, Bambang ‘Bepe’ Pamungkas dkk akan melawan Pelita Jaya Karawang, Sabtu (23/10), dan tiga hari kemudian meladeni Semen Padang. Beruntung Deltras datang dengan kekuatan timpang. The Lobster kehilangan duet striker Marcio Souza, dan Christiano Lopez serta kiper utama Yanuar Tri Firmanda.
Souza harus menyingkir dari line-up karena sanksi akumulasi dua kartu kuning. Dia mendapat kartu kuning keduanya saat kandas 0-1 di Stadion Rumbai, markas PSPS, Sabtu (16/10). Ironisnya, seusai laga itu Lopez pun mengalami cedera engkel kanan dan kiper Yanuar patah tulang tangan kanannya setelah berbenturan dengan striker PSPS Dzumafo Epandi. Pelatih Deltras Mustaqim pun pusing tujuh keliling. Absennya Yanuar masih bisa diisi kiper kedua Dedy Susanto.
Namun, kehilangan Souza-Lopez jadi pukulan telak baginya. Saat timnya sedang butuh momentum kebangkitan seusai kekalahan pertama pada laga away di Pekanbaru, pasukannya harus kehilangan duet mesin gol andalannya. Tak pelak, daya gedor The Lobster pun diragukan. Sebab, Souza-Lopez menjadi mesin gol Deltras dalam dua laga awal.
Duet Brasil ini masing-masing telah menyumbang dua gol untuk tim promosi ini. Sialnya, lini depan Deltras mempunyai stok yang sangat cekak. Pelapis Souza-Lopez hanya ada striker lokal yang belum cemerlang seperti Indra Setiawan, Satyo Husodo, dan Sugiarto. Wajar jika Mustaqim harus memutar otak untuk menambal posisi yang lowong di depan.
“Pilihannya adalah mengganti posisi Souza-Lopez dengan pemain lain atau mengubah formasi. Sangat disayangkan kami kehilangan kedua pemain itu. Padahal, Persija lebih kuat,” ujar Mustaqim kemarin
post : jak levi
deltras siapkan pengawalan khusus untuk greg
Deltras Sidoarjo menyiapkan pemain khusus untuk mengawal pergerakan pemain Persija Jakarta Greg Nwokolo pada pertandingan Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 di Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (19/10).
Pelatih Deltas Sidoarjo Mustaqim di Jakarta, Senin, mengatakan pemain asal Nigeria itu memiliki kemampuan yang lengkap baik akurasi tendangan maupun kecepatan dalam membawa bola.
"Semua pemain perlu mendapatkan pengawalan. Tapi Greg harus mendapatkan pengawalan khusus agar pergerakannya bisa ditekan," katanya di sela latihan di Gelora Bung Karno Jakarta.
Menurut dia, untuk mengawal mantan pemain S.C. Olhanense itu pihaknya menunjuk pemain veteran Anang Maruf. Mantan pemain Persebaya itu dinilai mampu membendung pergerakan Greg meski usianya sudah tidak muda lagi.
"Anang Maruf cukup berpengalaman untuk mengemban tugas itu. Jadi sangat pas untuk mengawal motor serangan Persija itu," katanya menambahkan.
Ia menjelaskan, meski yang akan dihadapi adalah salah satu tim besar pihaknya mengaku tidak gentar. Semua pemain mengaku siap untuk diturunkan meski pada pertandingan nanti tidak diperkuat Marcio Sauza akibat akumulasi kartu kuning.
Meski klub debutan, kata dia, Bejo Sugiantoro dan kawan-kawan telah membuktikan jika mampu mengalahkan tim-tim besar seperti mengalahkan Persib, 4-1 dan mengalahkan juara Piala Indonesia 2010 Sriwijaya FC, 3-1 serta hanya kalah 0-1 saat dijamu PSPS Pekanbaru.
"Kami meminta kepada pemain bertanding tanpa beban. Semangat saat mengalahkan Persib dan Sriwijaya FC kami harap bisa terbawa pada pertandingan nanti," katanya menegaskan.
Deltras Sidoarjo pada klasemen sementara ISL 2010/2011 berada diposisi tiga dengan enam poin dari tiga pertandingan. Posisi itu lebih baik dibandingkan dengan Persija Jakarta yang berada diposisi 10 dengan empat poin dari dua pertandingan
ilham dan nasuha absen lawan deltras
Persija akan menjamu Deltras Sidoarjo dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2010/2011, Selasa, 19 Oktober 2010. Dalam duel ini, Persija akan kehilangan dua pilarnya, yakni M. Ilham dan M. Nasuha.
Menurut Pelatih Persija, Rahmad Darmawan, M. Ilham absen karena sudah mengantongi dua kartu kuning. Sedangkan M. Nasuha tak bisa tampil karena masih berkuatat dengan cedera.
"Kami sudah siapkan pengganti kedua pemain tersebut," kata Rahmad saat dihubungi VIVAnews, Senin, 18 Oktober 2010.
Meski kehilangan dua pilar, Rahmad bisa bernafas lega. Pasalnya motivasi bertanding pemain-pemainnya sedang meningkat seiring dengan kemenangan yang diraih timnya saat bertemu Persela, Sabtu lalu.
"Kondisi pemain lainnya cukup baik. Paling tidak kemenangan lawan Persela akan memotivasi pemain dalam pertandingan besok," katanya.
Persija meraih kemenangan perdana pada ISL musim ini saat menjamu Persela di Stadion Jatidiri, Semarang, Jakarta. Dua gol Bambang Pamungkas membawa Macan Kemayoran unggul 2-0 dalam duel ini.
Persija akan menjamu Deltras di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Ini merupakan duel ketiga Persija pada ISL 2010/2011.
post : jak levi
Sabtu, 16 Oktober 2010
persija rentan masalah
Perubahan struktur organisasi yang dilakukan Persija Jakarta layak ditunggu pengaruhnya. Macan Kemayoran saat ini dibelit berbagai problem. Persija musim ini banyak mengalami perombakan signifikan. Bukan hanya tim, komposisi struktur organisasinya pun berubah.
Macan Kemayoran akhirnya membentuk badan hukum baru dengan nama PT Persija Jaya Jakarta. Gabungan nama dari aspek legal sebelumnya, yaitu PT Persija Jaya dengan PT Persija Jakarta. Susunan dewan komisaris dan direksi juga dirombak. Mereka memasukkan beberapa elemen Pemprov DKI Jakarta.
Hanya, Macan Kemayoran belum mendapatkan garansi riil pendanaan. Proposal pengajuan dana melalui anggaran belanja tambahan (ABT) senilai Rp15 miliar diklaim dimentahkan Depdagri. Sebab, plafon anggaran kegiatan olahraga di DKI Jakarta tak lebih dari Rp100 miliar.
Dana itu juga hanya menopang persiapan semua cabang olahraga menjelang PON XVIII 2011 Riau. Persija sudah dianggap sebagai klub profesional, meski potensi subsidi APBD berpeluang dicair-kan pada 2011. Presiden Persija Toni Tobias mengungkapkan, perombakan struktur organisasi dilakukan untuk meredam konflik.
’’Semua diubah untuk mengurangi konflik internal. Konflik internal selalu mengganggu tim pada musim lalu, bahkan sampai awal kompetisi sekarang. Efeknya tidak ada soliditas. Tapi khusus pendanaan, pemda tetap memberikan dukungannya. Kami belum tahu teknisnya seperti apa,’’ ungkap Toni kemarin.
Demi menyiasati defisit anggaran, Persija sempat mengembangkan wacana membentuk dewan donatur. Tugas pokok dewan donatur dengan manajer Persija diklaim sebagai ketuanya adalah menggalang dana dari para investor. Toni menambahkan, problem finansial hanya terjadi pada putaran pertama Indonesia Super League (ISL). Sebab, subsidi APBD digaransi tetap diberikan musim depan.
’’Kami tahun depan tetap mendapatkan APBD. Kami juga tetap berusaha mendapatkan izin home di sini. Perubahan yang dilakukan saat ini tetap efektif,’’ kata Toni.
Bukan hanya pendanaan, soliditas kepengurusan baru juga masih dipertanyakan. Macan Kemayoran gagal menggelar laga kandang perdana di Jakarta lantaran problem perizinan.
’’Komunikasi dengan Liga akan lebih ditingkatkan lagi ke depan. Sebab, kemarin kami fokus pada pembenahan internal kepengurusan,’’ pungkas Toni.
Senin, 27 September 2010
rahmad dan gurning sama sama tidak puas
Nada-nada tidak puas meluncur dari mulut pelatih PSPS Pekanbaru dan Persija Jakarta, menanggapi hasil imbang 2-2 kedua tim dalam laga perdana mereka di Superliga 2010/11, di Stadion H. Agus Salim Padang.
Pelatih Persija Jakarta, Rahmad Dermawan dalam jumpa pers seusai laga menyayangkan timnya gagal mengamankan tiga angka, setelah timnya sempat unggul 2-0 di babak bertama, melalui gol Ismed Sofyan dan Bambang Pamungkas.
Menurutnya dua gol balasan PSPS pekanbaru itu seharusnya tak perlu terjadi, kalau timnya tetap bermain konsisten. ""Saya sedikit kecewa dengan anak-anak ketika sudah unggul 2-0 namun menurunkan tempo dan membiarkan pemain PSPS menekan. Namun secara keseluruhan saya cukup puas juga dengan permainan anak-anak," papar mantan pelatih Sriwijaya FC itu.
Sementara pelatih PSPS Abdul Rahman Gurning juga menyatakan ketidakpuasan. Dia menyebut timnya kecolongan dua gol murni karena kesalahan kiper Fance Haryanto dan pemain belakang yang salah antisipasi bola.
"Soal dua gol ke gawang kita itu seharusnya tak perlu terjadi. Itu murni kesalahan pemain belakang dan penjaga gawang pertama Fance Haryanto. Padahal dua gol dari Persija itu tidak memalui proses, namun dari bola-bola mati," papar Gurning.
Karena dua blunder kipernya itu dalam waktu yang tak terlalu lama, membuat Gurning meradang. Dia langsung mengganti Fance dengan kiper keduanya, Dede Sulaiman. Masuknya Dede, dan sempat membuat beberapa kali penyelamatan membuat gawang "Askar Bertuah" tidak lagi kebobolan.
Tidak hanya itu, Gurning juga menyayangkan keputusan wasit Iis Isya Permana yang mengusir pemainnya Sulaiman Alamsyah Nasution. Alhasil PSPS bermain 10 orang pada menit 60. Menurutnya, pemainnya itu belum layak diberi kartu merah
artikel : jak levi
Pelatih Persija Jakarta, Rahmad Dermawan dalam jumpa pers seusai laga menyayangkan timnya gagal mengamankan tiga angka, setelah timnya sempat unggul 2-0 di babak bertama, melalui gol Ismed Sofyan dan Bambang Pamungkas.
Menurutnya dua gol balasan PSPS pekanbaru itu seharusnya tak perlu terjadi, kalau timnya tetap bermain konsisten. ""Saya sedikit kecewa dengan anak-anak ketika sudah unggul 2-0 namun menurunkan tempo dan membiarkan pemain PSPS menekan. Namun secara keseluruhan saya cukup puas juga dengan permainan anak-anak," papar mantan pelatih Sriwijaya FC itu.
Sementara pelatih PSPS Abdul Rahman Gurning juga menyatakan ketidakpuasan. Dia menyebut timnya kecolongan dua gol murni karena kesalahan kiper Fance Haryanto dan pemain belakang yang salah antisipasi bola.
"Soal dua gol ke gawang kita itu seharusnya tak perlu terjadi. Itu murni kesalahan pemain belakang dan penjaga gawang pertama Fance Haryanto. Padahal dua gol dari Persija itu tidak memalui proses, namun dari bola-bola mati," papar Gurning.
Karena dua blunder kipernya itu dalam waktu yang tak terlalu lama, membuat Gurning meradang. Dia langsung mengganti Fance dengan kiper keduanya, Dede Sulaiman. Masuknya Dede, dan sempat membuat beberapa kali penyelamatan membuat gawang "Askar Bertuah" tidak lagi kebobolan.
Tidak hanya itu, Gurning juga menyayangkan keputusan wasit Iis Isya Permana yang mengusir pemainnya Sulaiman Alamsyah Nasution. Alhasil PSPS bermain 10 orang pada menit 60. Menurutnya, pemainnya itu belum layak diberi kartu merah
artikel : jak levi
Rabu, 22 September 2010
peluang APBD untuk persija tetap ada
Klub Jakarta tetap diklaim mendapatkan subsidi dari anggaran belanja tambahan (ABT). Namun, mereka harus menunggu vonis dari Mendagri.
Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Syahrianta Tarigan mengungkapkan, dewan tetap menyertakan proposal subsidi bagi klub. Besaran subsidi yang direncanakan tetap Rp20 miliar. Rinciannya, Persija Jakarta mendapat jatah ABT Rp15,5 miliar, lalu Rp4,5 miliar diberikan kepada Persitara Jakarta Utara.
”ABT untuk klub Jakarta tetap ada. Saat ini proposalnya masih di Depdagri. Besarannya tidak berubah. Jangan divonis dulu kalau klub Jakarta tidak mendapatkan ABT,” kata Syahrianta kemarin.
Kepastian subsidi bagi Persija dan Persitara saat ini masih simpang siur. Sebelumnya Sekda Pemprov DKI Jakarta Muhayat mengklaim anggota dewan sudah menyetujui ABT bagi duo klub Jakarta itu. Besarnya persetujuan dana memang belum disebutkan, tapi akan dicairkan secepatnya. Namun, pernyataan itu mentah saat Ketua Umum Pengcab PSSI Jakarta Utara Rizal Hafid mengklaim klub Ibu Kota tidak mendapatkan ABT.
”Sekali lagi kami tegaskan, ABT bagi klub Jakarta tetap ada. Kami saat ini masih memantau statusnya di Depdagri. Nanti akan ada pemberitahuan dari Depdagri. Lebih baik ditunggu saja. Kalau bisa dicairkan, persentasenya baru dihitung,” tuturnya.
Anggaran bagi klub Jakarta menyisakan dilema. Persija belum memiliki kepastian dana untuk mengarungi kompetisi semusim, meski down payment (DP) 25% pemain dilunasi. Macan Kemayoran juga masih punya sisa anggaran musim lalu sebesar Rp5 miliar.
Tapi, menjelang kick-off Indonesia Super League (ISL) 2010/ 2011 pada Minggu (26/9), mereka juga masih dibelit masalah dualisme kepengurusan. Toni Tobias dan Hadi Basalamah sama-sama mengklaim ketua umum Persija yang sah.
”Kami tetap fight agar ABT cair. Tapi, besarannya belum tahu. Saat ini yang penting tim sudah siap. Sebenarnya pekerjaan rumah kami masih banyak. Bukan hanya dana, kami juga berupaya agar bisa bermain di Jakarta,” ungkap Asisten Manajer Persija Ferry Indra Syarief.
Persija memang belum mendapatkan garansi venue di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Macan Kemayoran juga terancam hanya menggunakan jasa empat pemain asing. Hal ini bisa terjadi bila status amunisi impor Julius Akossah tetap dinyatakan bukan warga negara Hong Kong.
”Kami masih berbicara dengan pengelola SUGBK. Kami berharap mereka memberi izin. Tapi, kami belum tahu jaminan status perizinan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Harian Persitara Hari Ruswanto mengatakan, jaminan subsidi saat ini hanya diberikan kepada Persija dengan nilai Rp15 miliar.
”Saya sudah bertemu dengan dewan. Hanya Persija yang mendapatkan ABT. Proposal anggaran Persitara itu dicoret oleh mereka. Kami juga tidak diberi tahu alasan pencoretannya,” tandasnya
artikel : bolaindo
post : jaklevi
jadwal putaran pertama persija
1. Minggu, 26 September 2010, PSPS vs Persija pukul 19.00
2. Sabtu, 16 Oktober 2010, Persija vs Persela, pukul 15.30
3. Selasa, 19 Oktober 2010, Persija vs Deltras, pukul 15.30
4. Sabtu, 23 Oktober 2010, Pelita Jaya vs Persija, pukul 15.30
5. Selasa, 26 Oktober 2010, Semen Padang vs Persija
6. Sabtu, 30 Oktober 2010, Persija vs Persib, pukul 19.00
7. Rabu, 3 November 2010, Persija vs Sriwijaya, pukul 15.30
8. Minggu, 2 Januari 2011, Bontang FC vs Persija, pukul 19.00
9. Kamis, 6 Januari 2011, Persisam vs Persija, pukul 15.30
10. Minggu, 9 Januari 2011, Persija vs Arema, pukul 19.00
11. Rabu, 12 Januari 2011, Persija vs Persema, pukul 15.30
12. Senin, 17 Januari 2011, Persiwa vs Persija
13. Kamis, 20 Januari 2011, Persipura vs Persija
14. Selasa, 25 Januari 2011, Persija vs Persibo, pukul 15.30
15. Sabtu, 29 Januari 2011, Persija vs Persijap, pukul 19.00
16. Rabu, 2 Februari 2011, Persiba vs Persija, pukul 15.30
17. Sabtu, 5 Februari 2011, PSM vs Persija pukul 19.00
Notes : Yang disebut lebih dahulu bertindak sebagai tuan rumah. Yang disebutkan jamnya adalah yang akan disiarkan oleh ANTV. PSPS Pekanbaru dan Persibo Bojonegoro adalah 2 tim yang terpaksa menjadi musafir di awal kompetisi karena stadion mereka sedang mengalami renovasi. PSPS Pekanbaru sementara main di Stadion H. Agus Salim Padang dan Persibo Bojonegoro di Stadion Brawijaya Kediri
artikel : Jo
post : jaklevi
jadwal putaran pertama persija
1. Minggu, 26 September 2010, PSPS vs Persija pukul 19.00
2. Sabtu, 16 Oktober 2010, Persija vs Persela, pukul 15.30
3. Selasa, 19 Oktober 2010, Persija vs Deltras, pukul 15.30
4. Sabtu, 23 Oktober 2010, Pelita Jaya vs Persija, pukul 15.30
5. Selasa, 26 Oktober 2010, Semen Padang vs Persija
6. Sabtu, 30 Oktober 2010, Persija vs Persib, pukul 19.00
7. Rabu, 3 November 2010, Persija vs Sriwijaya, pukul 15.30
8. Minggu, 2 Januari 2011, Bontang FC vs Persija, pukul 19.00
9. Kamis, 6 Januari 2011, Persisam vs Persija, pukul 15.30
10. Minggu, 9 Januari 2011, Persija vs Arema, pukul 19.00
11. Rabu, 12 Januari 2011, Persija vs Persema, pukul 15.30
12. Senin, 17 Januari 2011, Persiwa vs Persija
13. Kamis, 20 Januari 2011, Persipura vs Persija
14. Selasa, 25 Januari 2011, Persija vs Persibo, pukul 15.30
15. Sabtu, 29 Januari 2011, Persija vs Persijap, pukul 19.00
16. Rabu, 2 Februari 2011, Persiba vs Persija, pukul 15.30
17. Sabtu, 5 Februari 2011, PSM vs Persija pukul 19.00
Notes : Yang disebut lebih dahulu bertindak sebagai tuan rumah. Yang disebutkan jamnya adalah yang akan disiarkan oleh ANTV. PSPS Pekanbaru dan Persibo Bojonegoro adalah 2 tim yang terpaksa menjadi musafir di awal kompetisi karena stadion mereka sedang mengalami renovasi. PSPS Pekanbaru sementara main di Stadion H. Agus Salim Padang dan Persibo Bojonegoro di Stadion Brawijaya Kediri
artikel : Jo
post : jaklevi
2. Sabtu, 16 Oktober 2010, Persija vs Persela, pukul 15.30
3. Selasa, 19 Oktober 2010, Persija vs Deltras, pukul 15.30
4. Sabtu, 23 Oktober 2010, Pelita Jaya vs Persija, pukul 15.30
5. Selasa, 26 Oktober 2010, Semen Padang vs Persija
6. Sabtu, 30 Oktober 2010, Persija vs Persib, pukul 19.00
7. Rabu, 3 November 2010, Persija vs Sriwijaya, pukul 15.30
8. Minggu, 2 Januari 2011, Bontang FC vs Persija, pukul 19.00
9. Kamis, 6 Januari 2011, Persisam vs Persija, pukul 15.30
10. Minggu, 9 Januari 2011, Persija vs Arema, pukul 19.00
11. Rabu, 12 Januari 2011, Persija vs Persema, pukul 15.30
12. Senin, 17 Januari 2011, Persiwa vs Persija
13. Kamis, 20 Januari 2011, Persipura vs Persija
14. Selasa, 25 Januari 2011, Persija vs Persibo, pukul 15.30
15. Sabtu, 29 Januari 2011, Persija vs Persijap, pukul 19.00
16. Rabu, 2 Februari 2011, Persiba vs Persija, pukul 15.30
17. Sabtu, 5 Februari 2011, PSM vs Persija pukul 19.00
Notes : Yang disebut lebih dahulu bertindak sebagai tuan rumah. Yang disebutkan jamnya adalah yang akan disiarkan oleh ANTV. PSPS Pekanbaru dan Persibo Bojonegoro adalah 2 tim yang terpaksa menjadi musafir di awal kompetisi karena stadion mereka sedang mengalami renovasi. PSPS Pekanbaru sementara main di Stadion H. Agus Salim Padang dan Persibo Bojonegoro di Stadion Brawijaya Kediri
artikel : Jo
post : jaklevi
no pungung persija
JakOnline-Berikut daftar nama pemain Persija di musim 2010 - 2011 dengan nomor punggungnya berdasarkan notes dari Bung Ferry (Assisten Manager Persija) :
Hendro K. (34), Roni Tri (1), Andritany (26),
Bayemi (4), Precious (2), Ambrizal (19), Nana (28), Wirya (44),
Ismed Sofyan (14), Kipuw (13),
Leo S. (23), M. Nasuha (17).
Amarzukih (21), Syamsul (8), Indra (11), M. Ilham (81),
R. Lestaluhu (7), Tony S. (6), Octavianus (18), Greg Nwokolo (10),
Sigit H. (27), Lifky S. (91),
Bambang Pamungkas (20), Aliyudin (15), Akosah (9), F. Sansan (89) dan Macourt (22)
artikel : jo
post : jaklevi
Hendro K. (34), Roni Tri (1), Andritany (26),
Bayemi (4), Precious (2), Ambrizal (19), Nana (28), Wirya (44),
Ismed Sofyan (14), Kipuw (13),
Leo S. (23), M. Nasuha (17).
Amarzukih (21), Syamsul (8), Indra (11), M. Ilham (81),
R. Lestaluhu (7), Tony S. (6), Octavianus (18), Greg Nwokolo (10),
Sigit H. (27), Lifky S. (91),
Bambang Pamungkas (20), Aliyudin (15), Akosah (9), F. Sansan (89) dan Macourt (22)
artikel : jo
post : jaklevi
persija tampil pincang saat laga pembuka
Persija Jakarta terancam pincang saat membuka persaingan Djarum Indonesia Super League (ISL) 2010/2011. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu masih dibelit problem pemain.
Persija masih terbelit masalah amunisi asing mereka. Erick Arsene Bayemi, Julius Akossah, dan Oliver Makor masih bermasalah dengan International Transfer Certificate (ITC). Imbasnya, Macan Kemayoran kemungkinan baru bisa mengandalkan jasa Greg Nwokolo dan Precious Emeujeraye saat membuka kompetisi. Padahal Bambang ’Bepe’ Pamungkas dkk akan menghadapi laga tandang kontra tuan rumah PSPS Pekanbaru, Minggu (26/9).
Masalah Persija sebenarnya juga bukan hanya terkait amunisi impor. Klub kebanggaan The Jakmania ini juga terancam kehilangan Ismed Sofyan yang cedera pada uji coba terakhir, kemarin.
’’Beberapa pemain belum disahkan oleh PT Liga Indonesia (Liga). Mereka belum mendapatkan ITC. Kemungkinan tidak bisa turun pada laga perdana sangat terbuka. Makanya, pada uji coba tadi (kemarin) kami sudah menyiapkan beberapa alternatif skenario. Untuk Ismed, kami akan mengecek kondisinya,” kata Pelatih Persija Rahmad ’RD’ Darmawan.
artikel : bolaindo
post : jak levi
Selasa, 21 September 2010
persija menang tipis lawan persipasi
Pelatih Persija Jakarta Rahmad Darmawan mengaku belum puas dengan pemainan anak asuhnya meskipun memetik kemenangan 3-2 pada partai ujicoba melawan Persipasi Bekasi di Lapangan Timnas, Selasa (21/9/2010). Menurutnya, "Macam Kemayoran" masih terlalu lambat saat transisi dalam bertahan ke menyerang.
"Secara keseluruhan saya puas dengan permainan tim. Namun, transisi tim dari bertahan ke menyerang lambat," jelas Rahmad.
Pernyataan Rahmad memang tak terlalu berlebihan. Sebab, Persija harus tertinggal di babak pertama lewat sepasang gol yang dikemas Ari Supriatno (menit ke-13 dan menit ke-40) sebelum akhrinya Akosah mencetak gol balasan pada menit ke-14.
Di babak kedua, Rahmad melakukan perombakan komposisi timnya. Mantan pelatih Sriwijaya FC itu memasukkan beberapa pemain intinya seperti Bambang Pamungkas dan Nasuha.
Masukanya kedua pemain itu cukup efektif menambah daya gedor timnya. Bahkan kedua pemain itu berhasil membalikkan keadaan. Nasuha berhasil mencetak gol pada menit ke-49, sementara Bambang memateraikan kemenangan tim ibukota berkat gol yang diciptakannya pada menit ke-53.
Rahmad mengakui bahwa pada partai uji coba ini dirinya memang memilih memainkan beberapa pemain muda seperti Riski, Sansan, dan Sigit pada babak pertama guna menambah pengalaman bermain kepada pemain tersebut.
"Saya memang menyeting pemain muda tampil lebih dulu. Saya hanya ingin terus memberikan pengalaman kepada mereka dengan tampil di uji coba. Mereka beruntung bisa melawan tim-tim yang tangguh," tukasnya.
"Saya juga hanya ingin tim fokus kepada pertandingan pertama Liga Super Indonesia melawan PSPS Pekanbaru," lanjutnya.
artikel : bolaindo
post : jak levi
Minggu, 19 September 2010
soliditas management persija goyang
Bukan hanya status kepengurusan, manajemen Persija Jakarta juga terus digoyang persoalan. Pengurus lama positif merombak total manajemen klub berjuluk Macan Kemayoran.
Klaim saling gusur elite Persija semakin kronis. Pengurus Macan Kemayoran yang lama membekukan status Asisten Manajer Ferry Indra Syarief. Sebagai penggantinya, mereka lalu menunjuk Benny Erwin sebagai suksesor Ferry. Ketua Umum (Ketum) Persija Toni Tobias mengatakan, penggantian Ferry merupakan satu paket dengan posisi manajer.
”Kami memutuskan mengganti asisten manajer Persija. Keputusan tersebut merupakan kelanjutan dari penggantian manajer,” kata Toni kemarin.
Pengurus Macan Kemayoran versi Toni sebelumnya sudah mengganti Manajer Harianto Badjoeri dengan Effendi ’Effan’ Anas. Penunjukan Effan sebagai manajer baru didasarkan kepada surat keputusan (SK) nomor 177/ KPT/KU/ Sekr/VIII/2010. Sementara soal perubahan manajemen Persija saat ini diklaim juga sah. Sebab, Toni menegaskan perubahan manajemen Persija sudah mendapat persetujuan dari pemprov.
”Ferry diganti karena gagal mengoordinasikan hubungan antara manajemen dan pengurus. Efeknya, hubungan pengurus dengan Pak Badjoeri buruk. Kami tidak mungkin melakukan perubahan tanpa persetujuan pemprov. Untuk manajer tetap Pak Effendi,” lanjutnya.
Kondisi ini membuat situasi makin rumit lantaran menguatnya dualisme kepengurusan Persija. Selain pengurus versi Toni, Macan Kemayoran juga memiliki ketum bentukan tim formatur. Hadi Basalamah diklaim tim formatur sebagai suksesor Toni.
Mengacu pada kebijakan kepengurusan Ketum Persija Hadi, manajemen tidak mengalami perubahan. Soal APBD, kubu Hadi mengatakan Persija tak akan dapat uang rakyat itu. Tapi, Toni mengatakan, Persija saat ini tetap mendapatkan subsidi dari anggaran belanja tambahan (ABT) dari Pemprov DKI Jakarta.
”Saya ikut rapat dengan anggota dewan. ABT untuk Persija itu ada, tapi besarnya tidak bisa disebutkan. Saat ini belum diberikan karena harus memperbaiki manajemen. Dana musim lalu tidak bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya oleh manajemen lama,” tandas Toni.
Sementara itu, klarifikasi diberikan Ferry. Mantan ketua umum The Jakmania itu mengatakan statusnya sebagai asisten manajer tetap aktif karena belum ada mandat pemberhentian dari Badjoeri.
Namun, Ferry berharap polemik internal Persija segera berakhir lantaran kick-off kompetisi mulai digulirkan Minggu (26/9).
”Keadaan tetap normal. Saya diangkat oleh Pak Badjoeri. Maka, kebijakan pemberhentian juga harus sama. Saat ini tidak ada perintah apa-apa dari Pak Badjoeri,” pungkas Ferry
artikel : bolaindo
post : jaklevi
oliver marcot gabung ke persija
JakOnline-Manajemen Persija rencananya hari ini, Senin 20/9 akan melakukan pendatanganan kontrak dengan pemain Oliver Macort, pemain asal Liberia yang sebelumnya bermain di Liga Yunani ini tampil cukup impresif dan juga mencetak gol dalam beberapa sesi game yang dilakukan Persija sehingga manajemen memutuskan menggaet pemain yang ini untuk bergabung ke team Persija Jakarta karena tenaganya sangat dibutuhkan terutama di sektor gelandang dengan harga yang telah disepakati oleh masing-masing pihak dan kabarnya juga ada 4 pemain Persija Junior juga yang akan segera dikontrak untuk pelapis team Persija di ISL 2010/2011.
Menurut pengamatan Jak Online sendiri pada beberapa aksi pemain ini baik di sesi latihan maupun ujicoba tampil cukup mobile di posisi gelandang dengan umpan-umpan yang cukup cerdik ditambah juga dengan naluri mencetak golnya, semoga dengan bergabungnya Olivert Macort bisa lebih menghidupkan lagi sektor gelandang Persija yang telah dihuni pemain-pemain berkualitas untuk lebih mendukung serangan-serangan Persija ke jantung pertahan lawan. Dari perbincangan singkat Jak Online dengan Oliver Macort beberapa waktu yang lalu, pemain ini memang sangat antusias untuk segera bergabung di team Persija, “Hope I Can Joint To This Team” Begitulah harapan Macort pada waktu itu, Selamat Bergabung Oliver Macort.
artikel : JO
post : Jak Levi
Sabtu, 18 September 2010
persija dikalahkan arema
Arema Indonesia sukses menundukkan Persija Jakarta 2-0 pada laga ujicoba pramusim di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 18 September 2010.
Setelah hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 pada dua laga ujicoba sebelumnya melawan klub Divisi Utama Persikubar Kutai Barat dan Persekam Metro FC, Arema menghadapi ujicoba sebenarnya dengan menjamu Persija.
Arema mengambil inisiatif serangan di awal babak pertama dan juara bertahan Liga Super Indonesia (ISL) ini mendapatkan hasilnya saat pertandingan baru berjalan tiga menit.
Melalui umpan silang akurat Dendi Santoso, striker asal Singapura Noh Alam Shah berhasil membobol gawang Persija yang dikawal kiper Hendro Kartiko melalui sundulan.
Di pertengahan babak pertama Arema berhasil menggandakan keunggulan melalui pemain asal Uruguay Esteban Guillen memanfaatkan umpan pendek Alam Shah.
Pada menit ke-35 TA Mushafry sebenarnya mampu membobol gawang Persija, yang notebene mantan klubnya, namun dianulir karena dianggap dalam posisi offside.
Di babak kedua, baik Arema dan Persija mendapatkan peluang emas namun hingga pertandingan usai keunggulan 2-0 Arema tidak berubah.
artikel :bolaindo
post: jak levi
Jumat, 17 September 2010
update persija
JakOnline-Team Persija Hari ini bertolak ke Malang dalam memenuhi undangan laga ujicoba melawan team Arema Indonesia di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kab. Malang yang akan digelar pada hari Sabtu besok, 18 September 2010, informasi terakhir yang diterima Jak Online dari pihak Manajemen Persija (Bung Ferry), Team Persija siang ini masih tertahan di Bandara Soekarno Hatta karena adanya "Delay" Pesawat.Persija sendiri dalam ujicoba kali ini tidak membawa beberapa pemainnya diantaranya 4 pemain muda dan juga kiper Roni Tri yang masih mempunyai keperluan di Jakarta.
Setelah melakukan ujicoba, rencananya Team akan kembali ke Jakarta pada hari Minggu, 19 September 2010 dan akan melakukan latihan pada hari Senin, 20/9 untuk selanjutnya melakukan Ujicoba melawan Persipasi Bekasi, 21/9 (Lokasi & tempat Masih Belum Ditentukan) pada hari Rabu & Kamis kembali melakukan Latihan sebelum berangkat ke kota Padang pada hari Jumat, 24/9 untuk menghadapi team PSPS Pekanbaru pada hari Minggu nanti.
Mengenai jadwal ISL 2010/2011 sendiri dari Pihak BLI baru akan menggelar Manager Meeting pada tanggal 20/9 untuk selanjutnya akan merelease jadwal resmi ISL 2010/2011 dan akan berlaku tetap hingga awal Oktober 2010. Persija sendiri akan menghadapi PSPS di laga awal ISL pada tgl 26 September 2010 di Std. H.Agus Salim Padang setelah stadion dari Home base PSPS dinyatakan belum siap oleh BLI.(JO)
artikel: JO
Setelah melakukan ujicoba, rencananya Team akan kembali ke Jakarta pada hari Minggu, 19 September 2010 dan akan melakukan latihan pada hari Senin, 20/9 untuk selanjutnya melakukan Ujicoba melawan Persipasi Bekasi, 21/9 (Lokasi & tempat Masih Belum Ditentukan) pada hari Rabu & Kamis kembali melakukan Latihan sebelum berangkat ke kota Padang pada hari Jumat, 24/9 untuk menghadapi team PSPS Pekanbaru pada hari Minggu nanti.
Mengenai jadwal ISL 2010/2011 sendiri dari Pihak BLI baru akan menggelar Manager Meeting pada tanggal 20/9 untuk selanjutnya akan merelease jadwal resmi ISL 2010/2011 dan akan berlaku tetap hingga awal Oktober 2010. Persija sendiri akan menghadapi PSPS di laga awal ISL pada tgl 26 September 2010 di Std. H.Agus Salim Padang setelah stadion dari Home base PSPS dinyatakan belum siap oleh BLI.(JO)
artikel: JO
dewan tak loloskan APBD, rencana ikut liga primer, persija siapkan 2 tim
Persija Jakarta berencana membentuk dua tim. Duo klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut akan bermain di Indonesia Super League (ISL) dan kompetisi tandingan, Liga Primer Indonesia. Semua ini membuat internal Persija yang sempat adem kembali panas.
Persoalan saling klaim ketua umum (ketum) Persija yang sempat mereda kembali bergolak. Ketum Persija Hadi Basalamah yang dibentuk tim formatur kembali mengklaim sebagai pengurus yang sah. Mereka yang mendapat persetujuan 23 klub secara tegas menganggap kepemimpinan lama versi Ketum Persija Toni Tobias sudah berakhir.
Kepengurusan baru bahkan sudah menyiapkan kebijakan baru terkait masa depan kompetisi Macan Kemayoran. Hadi mengungkapkan, Persija akan membentuk dua tim.
”Persija akan membentuk dua tim dan bertanding pada kompetisi berbeda. Rencananya, Persija A akan bermain di ISL, Persija B merumput di Liga Primer. Persija tetap ambil bagian di Liga Primer,” tandas Hadi kemarin.
Pengurus baru juga mengklaim siap mencarikan sumber pendanaan klub. Sebab, beban anggaran Macan Kemayoran bisa dikatakan membengkak bila harus berdiri pada dua kaki kompetisi berbeda. Mengacu pada pembiayaan Persija musim 2009/2010, mereka membutuhkan anggaran total Rp21 miliar.
Sedikitnya anggaran Rp14,6 miliar dipakai untuk membangun kekuatan, sisanya membiayai operasional klub. Budget Rp14 miliar juga dibutuhkan untuk membayar kontrak pemain pada ISL 2010/2011.
”Biaya yang dibutuhkan untuk menghidupi dua tim memang besar, tapi akan diusahakan. Tidak masalah, karena ini akan dipakai sebagai parameter pembanding kualitas ISL dengan Liga Primer. Tapi, yang terpenting saat ini adalah penegasan status pengurus baru karena keberadaan Pak Toni tetap tidak sah,” lanjutnya.
Pengurus baru tetap mengklaim status Hadi sebagai suksesor Toni legal. Sebab, keputusan tim formatur menunjuk ketum baru mengacu pada surat nomor 03/PSJ/ RUALB/VIII/2010 restrukturisasi dan reformasi Persija.
Lahirnya surat tersebut sebelumnya didasari permintaan 22 klub melalui surat nomor B/01/XI/2009/PSPS, tanggal 14 November 2009, yang meminta perubahan komposisi pengurus.
Sementara itu, harapan Persija plus saudara mudanya, Persitara Jakarta Utara, mendapatkan jatah anggaran dari APBD Provinsi DKI Jakarta tak terwujud. DPRD DKI Jakarta tak meloloskan pengajuan dana dengan total Rp20 miliar yang diminta duo klub itu.
”Dewan tak meloloskan dana untuk Persija ataupun Persitara. Dana dari APBD sesuai aturan pemerintah hanya untuk membangun infrastruktur dan yang lain. Dana itu tak boleh untuk mengontrak pemain atau pembiayaan klub profesional,” cetus Rizal Hafid, Ketua Pengcab PSSI Jakarta Utara, kemarin
artikel :bolaindo
post :jak levi
Kamis, 02 September 2010
anggota bicara, persija makin kisruh
Mereka memunculkan nama lain yang layak sebagai orang nomor satu di kepengurusan klub berjuluk Macan Kemayoran. PS Hercules, salah satu klub internal Persija, mengungkapkan bahwa status ketum justru menjadi milik Biner Tobing. Alasan mereka adalah rapat anggota luar biasa (RULB) Persija yang digelar 14 Desember 2009. Kala itu forum menunjuk Biner sebagai pengganti Ketum Toni Tobias.
Ketua PS Hercules Alvin Joni Marsinih mengatakan, kegiatan organisasi Persija saat ini dipegang penuh oleh Biner. ”Hasil rapat RULB saat itu sudah jelas. Tapi sayangnya, tim formatur terlalu ceroboh. Yang tercatat di PSSI itu Pak Biner, bukan lainnya. Ini harus diluruskan,” kata Alvin kemarin. Alvin menambahkan, seandainya tim formatur mengangkat ketum baru, maka harus dibicarakan dalam rapat khusus. Artinya, status Biner dinonaktifkan lebih dulu.
Namun masalahnya, alur organisasi tidak dijalankan oleh tim formatur sehingga muncul nama Hadi sebagai suksesor Toni. ’’Status Pak Toni tetap turun setelah RULB Desember lalu. Bagaimanapun, 23 klub anggota Persija lainnya sudah setuju. Kami hanya berharap aturan organisasi dipahami. Anggota tetap harus diajak berbicara sebelum menunjuk nama baru,” lanjutnya. Sementara PT Liga Indonesia (Liga) mengungkapkan, Persija didaftarkan atas nama Toni Tobias selaku ketum.
Pengurus Macan Kemayoran juga tetap menunjuk Effendi Anas sebagai manajer. Meski sebelumnya Effendi sempat mengutarakan keinginannya mundur. Sekretaris PT Liga Indonesia Tigorshalom Boboy menyatakan, revisi kepengurusan dan manajemen masih terbuka asal sesuai prosedur. ’’Liga hanya tahu Pak Toni sebagai ketum Persija. Sampai hari ini belum ada konfirmasi resmi tentang pergantian posisi ketum,” pungkasnya
artikel : bolaindo
post : jaklevi
abanda merapat kepersema
Setelah gagal berlabuh di Persib Bandung, pemain asal Kamerun Abanda Herman akhirnya mendapatkan klub baru. Mantan pemain Persija Jakarta dan PSM Makassar itu akan membela Persema Malang musim depan. "Abanda resmi jadi milik Persema. Dia sudah tanda tangan kontrak," kata Manajer Persema Asmuri kemarin sore (2/9).Dengan bergabungnya Abanda, Persema punya duo Kamerun di barisan pertahanan. Sebelumnya, Laskar Ken Arok -julukan Persema- memperpanjang kontrak Seme Pierre Patrick. Duo Kamerun itu diharapkan membuat lini belakang Persema makin solid.
Asmuri mengatakan, pihaknya tidak menemui hambatan dalam menggaet Abanda. Terlebih Ketua Umum Persema Peni Suparto juga turun tangan dalam negosiasi. Abanda yang berada di Jakarta dihubungi pada Rabu malam (1/9). Tak sampai 15 menit, Abanda langsung setuju dengan tawaran Persema.
Abanda pun tiba di Malang kemarin dan langsung langsung meneken kontrak. 'Bisa melakukan negosiasi dengan cepat itu rezeki bagi Persema. Padahal, untuk pemain sekelas Abanda, biasanya negosiasi sulit dan dilakukan berulang-ulang," ucap Asmuri.
Meski sudah teken kontrak, Abanda tidak langsung ikut latihan kemarin. Pemain bertinggi 189 sentimeter itu baru akan menjalani latihan perdana di Persema Senin (6/9). Pagi ini dia kembali ke Jakarta untuk mengambil barang dan perlengkapan.
Abanda mengatakan senang bisa bergabung dengan Persema. Dia sudah banyak mengetahui kondisi Persema dari Seme. "Saya pemain profesional. Di mana pun bermain, saya harus maksimal," katanya saat mampir di kantor Radar Malang (Jawa Pos Group) kemarin.
Dengan bergabungnya Abanda, saat ini Persema memiliki empat pemain asing. Selain Abanda dan Seme Pierre Patrick, tim milik Pemkot Malang itu sudah mengikat Robbie Gaspar (Australia/tengah) dan Guy Bertrand Ngon Mamoun (Kamerun/depan)
artikel : bolaindo
post : jaklevi
persija genjot latih tanding
persija Jakarta menyongsong Indonesia Super League (ISL) 2010-2011 dengan sangat serius. Setelah mereka mendapatkan gambaran skuad musim depan, langkah berikutnya adalah menjalani banyak uji coba.
Dalam dua hari terakhir Ismed Sofyan dkk melakoni dua pertandingan uji coba. Rabu lalu (1/9) mereka menang telak 8-0 atas Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Kemarin giliran PSAL yang dihajar dengan skor 6-0 di Stadion Lebak Bulus. Enam gol Persija dicetak oleh Aliyudin (10 dan 15), Agus Indra (32), Mohammad Ilham (41), Satrio (60), dan Ricky Efendi (72).
Setelah ini, agenda berikutnya sudah menanti. Macan Kemayoran -julukan Persija- kembali melakoni uji coba Selasa nanti (7/9). Kali ini lawannya lebih berbobot. Yakni, tim yang baru promosi ke ISL, Semen Padang.
Kami perlu melakukan banyak uji coba untuk membuat tim ini padu, kata Rahmad Darmawan, pelatih Persija, kemarin. Dalam uji coba itu, dia fokus kepada peningkatan intensitas passing anak asuhanya.
Nah, setelah uji coba melawan Semen Padang, skuad Persija akan diliburkan menyambut Idul Fitri. Mereka kembali berkumpul pada 13 September untuk memulai pemusatan latihan di Cilegon.
Sebelum melakoni laga perdana ISL melawan tuan rumah PSPS Pekanbaru pada 26 September nanti, anak-anak Persija menjalani dua laga uji coba lagi. Pada 18 Semptember kami menjadwalkan uji coba melawan Persita Tangerang dan pada 21 September melawan Persipasi Bekasi, ujar Rahmad.
Sayang, sejauh ini tiga penggawa asing Persija belum nongol. Mereka adalah Greg Nwokolo, Julian Akosah, dan Arsene Bayemi. Meski begitu, Rahmad tidak khawatir hal itu akan mengganggu program latihannya. Tak ada masalah, program latihan tetap bisa jalan walau tanpa tiga pemain asing. Menurut hemat saya, pemain seperti mereka punya kelebihan dalam adaptasi bermain, kata mantan arsitek Sriwijaya FC itu.
Sementara itu, Asisten Manajer Persija Ferry Indrasjarief menyatakan bahwa kompisisi tim bakal segera lengkap. Greg, Akosah, dan Bayemi akan segera datang ke Jakarta. Mereka akan bergabung saat tim melakukan pemusatan latihan di Cilegon, ujar Ferry.
artikel : bolaindo
post : jaklevi
Dalam dua hari terakhir Ismed Sofyan dkk melakoni dua pertandingan uji coba. Rabu lalu (1/9) mereka menang telak 8-0 atas Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Kemarin giliran PSAL yang dihajar dengan skor 6-0 di Stadion Lebak Bulus. Enam gol Persija dicetak oleh Aliyudin (10 dan 15), Agus Indra (32), Mohammad Ilham (41), Satrio (60), dan Ricky Efendi (72).
Setelah ini, agenda berikutnya sudah menanti. Macan Kemayoran -julukan Persija- kembali melakoni uji coba Selasa nanti (7/9). Kali ini lawannya lebih berbobot. Yakni, tim yang baru promosi ke ISL, Semen Padang.
Kami perlu melakukan banyak uji coba untuk membuat tim ini padu, kata Rahmad Darmawan, pelatih Persija, kemarin. Dalam uji coba itu, dia fokus kepada peningkatan intensitas passing anak asuhanya.
Nah, setelah uji coba melawan Semen Padang, skuad Persija akan diliburkan menyambut Idul Fitri. Mereka kembali berkumpul pada 13 September untuk memulai pemusatan latihan di Cilegon.
Sebelum melakoni laga perdana ISL melawan tuan rumah PSPS Pekanbaru pada 26 September nanti, anak-anak Persija menjalani dua laga uji coba lagi. Pada 18 Semptember kami menjadwalkan uji coba melawan Persita Tangerang dan pada 21 September melawan Persipasi Bekasi, ujar Rahmad.
Sayang, sejauh ini tiga penggawa asing Persija belum nongol. Mereka adalah Greg Nwokolo, Julian Akosah, dan Arsene Bayemi. Meski begitu, Rahmad tidak khawatir hal itu akan mengganggu program latihannya. Tak ada masalah, program latihan tetap bisa jalan walau tanpa tiga pemain asing. Menurut hemat saya, pemain seperti mereka punya kelebihan dalam adaptasi bermain, kata mantan arsitek Sriwijaya FC itu.
Sementara itu, Asisten Manajer Persija Ferry Indrasjarief menyatakan bahwa kompisisi tim bakal segera lengkap. Greg, Akosah, dan Bayemi akan segera datang ke Jakarta. Mereka akan bergabung saat tim melakukan pemusatan latihan di Cilegon, ujar Ferry.
artikel : bolaindo
post : jaklevi
persija tanpa target
Persija Jakarta belum menetapkan target angka di putaran pertama Indonesia Super League (ISL) 2010/2011. Macan Kemayoran memilih bersikap realistis.
Secara umum Persija membidik status juara Indonesia Super League (ISL). Itu imbas kegagalan mengangkat trofi juara pada dua musim sebelumnya. Terakhir, Macan Kemayoran hanya finis di peringkat 5 setelah Arema Indonesia, Persipura Jayapura, Persiba Balikpapan, dan Persib Bandung. Namun, Persija terlihat gamang memulai persaingan. Bukan hanya problem internal, tapi mereka mempertimbangkan potensi kekuatan calon lawan.
Pelatih Persija Rahmad "RD" Darmawan mengungkapkan, tim lebih senang melihat potensi per laga.
”Kami tidak menetapkan kuota angka. Step by step saja. Lawan-lawan kami bagus. Tapi, tim sudah siap menjalani away di laga pertama. Laga pertama selalu banyak kejutan. Persija juga bisa menerima jadwal. Komposisi jadwal lebih baik dari sebelumnya,” kata RD kemarin.
Macan Kemayoran akan menjalani delapan home dan sembilan away pada putaran pertama ISL. Peta persaingan dibuka saat menjalani away kontra PSPS Pekanbaru, Minggu (19/9). Namun, Bambang Pamungkas dkk harus istirahat dua pekan setelah menjalani laga pembuka. Mereka kembali merumput saat menjamu Persela Lamongan, Sabtu (16/10). Selang tiga hari berikutnya, di tempat yang sama mereka menghadapi Deltras Sidoarjo. Beban laga kembali dihadapi saat dijamu Pelita Jaya, Sabtu (23/10), dan Semen Padang, Selasa (26/10).
”Pada prinsipnya kami harus bekerja keras di semua laga. Tapi, yang penting tim matang. Kami akan menggelar training camp (TC) sepuluh hari di Cilegon setelah Lebaran. Persija akan menggelar uji coba dengan klub Divisi Utama pada jeda laga dua pekan,” kata RD.
RD menambahkan, Persija tetap menempatkan Sriwijaya FC (SFC), Arema, Persela, dan Persiwa Wamena sebagai pesaing terberat. Arema merupakan juara ISL 2009/ 2010, lalu SFC berstatus terbaik di Piala Indonesia 2010. Pamor Laskar Wong Kito–julukan SFC–juga naik setelah lolos ke final Turnamen Inter-Island Cup (IIC) 2010. Tiket final diraih Laskar Wong Kito setelah menang 6-0 atas Persib di laga terakhir penyisihan grup, Rabu (1/9).
”Persiba tetap diperhitungkan. Persiapan mereka matang. Persipura juga tetap solid. Intinya, banyak tim yang sudah sangat siap. Kemungkinan papan atas klasemen banyak dihuni klub yang musim lalu berada di tengah,” kata RD.
Namun, Macan Kemayoran masih mencari satu kuota asing pelengkap. Mereka sebenarnya sudah memiliki satu nama paspor asing terakhir, yaitu Oliver Macor. Bergabungnya Macor yang berpaspor Kamerun sangat dipengaruhi proses naturalisasi yang dilakukan Hong Kong.
Sebelumnya mereka sudah lebih dahulu mengontrak Greg Nwokolo, Julius Akosah, Precious Emeujeraye, dan Arsene Bayemi.
”Kami tertarik dengan Macor. Tapi, syaratnya dia masuk paspor Asia. Kami tunggu kepastian itu pada Rabu (15/9),” ujarnya.
Sementara itu, problem internal Persija tampaknya mereda. Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes mengatakan, status ketua umum (ketum) Persija tidak mengalami perubahan.
Artinya, Toni Tobias tetap sah sebagai ketum Macan Kemayoran. Sehari sebelumnya muncul tiga nama yang diklaim sah sebagai ketum Persija, yaitu Toni, Hadi Basalamah, dan Biner Tobing. Namun, PSSI enggan mengambil sikap terkait kegamangan status manajemen. Sebab, Toni sudah mendaftarkan nama Effendi "Effan" Anas pada Liga dengan status manajer. Sebelumnya Effan memilih mundur sehingga posisi manajer tetap dipegang Haryanto Bajuri.
”Kami masih mengakui Pak Toni sebagai ketua. Pak Toni sudah mendapat izin lagi dari KASAL. Sampai hari ini (kemarin) tidak ada usulan penggantian ketum. Kami belum menerima pengajuan nama baru seperti Pak Hadi atau Pak Biner. Kalau masalah manajer, biar diselesaikan sendiri,” tandasnya.
artikel :bolaindo
post jak levi
Secara umum Persija membidik status juara Indonesia Super League (ISL). Itu imbas kegagalan mengangkat trofi juara pada dua musim sebelumnya. Terakhir, Macan Kemayoran hanya finis di peringkat 5 setelah Arema Indonesia, Persipura Jayapura, Persiba Balikpapan, dan Persib Bandung. Namun, Persija terlihat gamang memulai persaingan. Bukan hanya problem internal, tapi mereka mempertimbangkan potensi kekuatan calon lawan.
Pelatih Persija Rahmad "RD" Darmawan mengungkapkan, tim lebih senang melihat potensi per laga.
”Kami tidak menetapkan kuota angka. Step by step saja. Lawan-lawan kami bagus. Tapi, tim sudah siap menjalani away di laga pertama. Laga pertama selalu banyak kejutan. Persija juga bisa menerima jadwal. Komposisi jadwal lebih baik dari sebelumnya,” kata RD kemarin.
Macan Kemayoran akan menjalani delapan home dan sembilan away pada putaran pertama ISL. Peta persaingan dibuka saat menjalani away kontra PSPS Pekanbaru, Minggu (19/9). Namun, Bambang Pamungkas dkk harus istirahat dua pekan setelah menjalani laga pembuka. Mereka kembali merumput saat menjamu Persela Lamongan, Sabtu (16/10). Selang tiga hari berikutnya, di tempat yang sama mereka menghadapi Deltras Sidoarjo. Beban laga kembali dihadapi saat dijamu Pelita Jaya, Sabtu (23/10), dan Semen Padang, Selasa (26/10).
”Pada prinsipnya kami harus bekerja keras di semua laga. Tapi, yang penting tim matang. Kami akan menggelar training camp (TC) sepuluh hari di Cilegon setelah Lebaran. Persija akan menggelar uji coba dengan klub Divisi Utama pada jeda laga dua pekan,” kata RD.
RD menambahkan, Persija tetap menempatkan Sriwijaya FC (SFC), Arema, Persela, dan Persiwa Wamena sebagai pesaing terberat. Arema merupakan juara ISL 2009/ 2010, lalu SFC berstatus terbaik di Piala Indonesia 2010. Pamor Laskar Wong Kito–julukan SFC–juga naik setelah lolos ke final Turnamen Inter-Island Cup (IIC) 2010. Tiket final diraih Laskar Wong Kito setelah menang 6-0 atas Persib di laga terakhir penyisihan grup, Rabu (1/9).
”Persiba tetap diperhitungkan. Persiapan mereka matang. Persipura juga tetap solid. Intinya, banyak tim yang sudah sangat siap. Kemungkinan papan atas klasemen banyak dihuni klub yang musim lalu berada di tengah,” kata RD.
Namun, Macan Kemayoran masih mencari satu kuota asing pelengkap. Mereka sebenarnya sudah memiliki satu nama paspor asing terakhir, yaitu Oliver Macor. Bergabungnya Macor yang berpaspor Kamerun sangat dipengaruhi proses naturalisasi yang dilakukan Hong Kong.
Sebelumnya mereka sudah lebih dahulu mengontrak Greg Nwokolo, Julius Akosah, Precious Emeujeraye, dan Arsene Bayemi.
”Kami tertarik dengan Macor. Tapi, syaratnya dia masuk paspor Asia. Kami tunggu kepastian itu pada Rabu (15/9),” ujarnya.
Sementara itu, problem internal Persija tampaknya mereda. Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes mengatakan, status ketua umum (ketum) Persija tidak mengalami perubahan.
Artinya, Toni Tobias tetap sah sebagai ketum Macan Kemayoran. Sehari sebelumnya muncul tiga nama yang diklaim sah sebagai ketum Persija, yaitu Toni, Hadi Basalamah, dan Biner Tobing. Namun, PSSI enggan mengambil sikap terkait kegamangan status manajemen. Sebab, Toni sudah mendaftarkan nama Effendi "Effan" Anas pada Liga dengan status manajer. Sebelumnya Effan memilih mundur sehingga posisi manajer tetap dipegang Haryanto Bajuri.
”Kami masih mengakui Pak Toni sebagai ketua. Pak Toni sudah mendapat izin lagi dari KASAL. Sampai hari ini (kemarin) tidak ada usulan penggantian ketum. Kami belum menerima pengajuan nama baru seperti Pak Hadi atau Pak Biner. Kalau masalah manajer, biar diselesaikan sendiri,” tandasnya.
artikel :bolaindo
post jak levi
Minggu, 29 Agustus 2010
leonard berkostum arema
Pemain seleksi di Arema tinggal menyisakan satu orang. Yakni Leonard Tupamahu. Peluang mantan bek Persija tersebut untuk bergabung dengan tim Singo Edan -julukan Arema- sangat besar.Sinyal itu terlihat dari pernyataan yang dilontarkan tactician Miroslav Janu usai pertandingan Arema versus PSM Makassar pada turnamen Inter Island Cup (IIC) di Stadion Kanjuruhan, Jumat (27/8) malam. Janu memuji Leonard sebagai pemain yang memiliki skill dan kualitas permainan bagus. Itu terlihat dari dua kali pertandingan, yakni ketika Arema beruji coba melawan Persiwon Wondama di Stadion Gajayana (23/8) dan ketika Arema menjamu PSM di IIC.
Dari dua pertandingan tersebut, Leonard menunjukkan kemampuannya dalam menggalang lini belakang bersama pemain muda Arema sehingga tim berlogo kepala singa itu tidak sampai kebobolan. "Ya saya ingin Leonard bisa bergabung dengan kami," ucap Janu.
Untuk itu, lanjut pelatih asal Republik Ceko itu, dirinya berharap manajemen secepatnya melakukan komunikasi dan negosiasi dengan Leonard soal nilai kontrak. Dengan demikian, apabila ada kecocokan harga, tentunya segera dilakukan penandatanganan kontrak untuk memastikan Leonard bergabung dengan tim juara copa dua kali ini.
Janu menginginkan Leonard karena sebelumnya pernah menyatakan ingin menandemkan dengan Pierre Njanka. Kedua pemain tersebut sebelumnya pernah bermain di satu klub. Tepatnya di Persija Jakarta pada musim kompetisi 2008-2009.
Hanya, usaha menandemkan Leonard dan Njanka tidak mudah. Soalnya, pemain muda Arema lainnya, seperti Purwaka dan Waluyo, juga bermain bagus menghadapi PSM. "Banyak pilihan bagi saya untuk menyusun pemain inti di lini belakang. Kondisi ini tentunya menjadi keuntungan tersendiri bagi saya," ujar Janu.
Sementara itu, Direktur Bisnis PT Arema Indonesia Siti Nurzanah mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti apa yang menjadi keinginan Janu. Keinginan itu nantinya akan disampaikan ke pengurus yayasan. "Ya mudah-mudahan nanti ada titik temu harga soal nilai kontrak Leonard," tandas perempuan berjilbab ini.
artikel : bolaindo
post : jaklevi
pasang surut macan kemayoran
Tim Formatur Persija Bambang Sucipto mengungkapkan, pengurus sudah menerima surat dari Mabes AL terkait sikap indisipliner Toni. Dalam surat bernomor R/68/VIII/2010 tersebut, Toni dinilai melanggar beberapa aturan.
”Pak Toni tidak lagi mendapat izin KASAL karena sudah berlaku indisipliner. Sebelumnya Pak Toni memang terbukti melakukan pemalsuan identitas dalam dokumen PT,” ungkap Bambang kemarin.
Soliditas elite Macan Kemayoran tampaknya harus diuji kembali. Sebelumnya manajemen Persija sempat mengalami suksesi efek lahirnya SK bernomor 177/KPT/ KU/Sekr/ VIII/2010,12 Agustus. SK yang ditandatangani Toni tersebut menunjuk Effendi Anas sebagai suksesor Manajer Haryanto Bajuri.
Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes menyatakan, Persija sudah saatnya melakukan perombakan pengurus.
”PSSI juga sudah menerima tembusan surat dari KASAL. Persija sudah sah melakukan penggantian ketum. Bagi kami, yang penting problem internal Persija selesai,” katanya.
Upaya penyelesaian problem kepengurusan Persija sebelumnya sempat digantung. PSSI yang menjadi motor justru bersikap pasif pada tiga rapat internal Macan Kemayoran. Nugraha menambahkan, Persija tidak perlu menggelar rapat umum luar biasa (RULB).
”Kami waktu itu berharap internal mereka berdamai. Tapi, kalau kondisinya seperti ini, ketum Persija yang baru bisa langsung ditetapkan. Tidak perlu RULB lagi karena beberapa waktu lalu katanya sudah dilakukan. Status Pak Toni tidak sah karena ada surat dari KASAL,” lanjutnya.
Suhu elite Persija memang kembali mendidih. Namun, situasi itu tidak memengaruhi tim. Persiapan Macan Kemayoran menjelang kick-off Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 tetap berjalan. Terakhir, mereka berhasil melengkapi kuota 18 amunisi lokal dengan merekrut pilar Sriwijaya FC (SFC) Oktavianus.
Asisten Manajer Persija Ferry Indra Syarief mengatakan, klub tidak lagi mencari pemain lokal.
”Pemenuhan target kuota lokal sudah dilakukan. Kami resmi mengikat Oktavianus. Dia saat ini sudah mulai berlatih bersama pemain lainnya,” ujar Ferry.
Bergabungnya Oktavianus semakin menambah panjang daftar pemain mantan SFC. Sebelum Oktavianus, Hendro Kartiko, Toni Sucipto, M Nasuha, Precious Emuejeraye, Andri Tani, Ambrizal, AA Ngurah Nanak sudah lebih dahulu berkostum Macan Kemayoran. Amunisi lokal baru lainnya adalah Ahmad Marzuki (Persitara) dan Syamsul Chaeruddin (PSM).
Manajemen Persija juga menambahkan, klub memberikan kewenangan penuh kepada Pelatih Rahmad Darmawan untuk membangun kekuatan musim depan.
”Pak Rahmad yang merekomendasikan Oktavianus. Kami tidak membatasi kebebasannya merekrut pemain. Bagaimanapun, dia yang lebih tahu kebutuhan tim saat ini,” kata Ferry.
Terpenuhinya kuota lokal sekaligus menepis rumor batal bergabungnya Syamsul. Sebelumnya mantan gelandang PSM tersebut diisukan membelot ke SFC
artikel : bolaindo
post : jaklevi
Kamis, 26 Agustus 2010
persija agendakan 3 ujicoba
Level persiapan Persija Jakarta jelang musim kompetisi 2010/2011 terus meningkat. Setelah dua pekan menjalani latihan bersama, bulan depan, Macan Kemayoran berencana menggelar 3 kali uji coba. Menurut Pelatih baru Persija, Rahmad Darmawan, uji coba pertama akan digelar di Bekasi, Jawa Barat, 1 September 2010. Yang menjadi lawan Macan Kemayoran adalah tim Divisi Utama, Persipasi Bekasi.
Tiga hari berikutnya, Persija akan bertemu dengan Diklat Ragunan di Jakarta. Sedangkan pada 7 September 2010,Persija akan menjamu tim promosi Liga Super Indonesia (ISL) 2010/2011, Semen Padang di Jakarta.
"Sebenarnya kami ingin beruji coba lawan timnas, namun tidak jadi karena mereka ingin melawan tim divisi utama dulu," kata Rahmad saat dihubungi VIVAnews, Jumat, 27 Agustus 2010.
Sementara itu Persija sampai saat ini sudah memiliki 18 pemain lokal. Selain itu juara Liga Indonesia VII itu juga sudah memastikan empat pemain asing, yakni Greg Nwokolo, Erick Bayemi, Julius Akosah, dan Precious Emeuejeraye.
"Precious ikut berlatih sejak empat hari lalu. Sedangkan yang lain kita harapkan sudah bisa bergabung bulan depan," kata Rahmad.
"Kita berniat mencari satu pemain asing lagi, tapi masih menunggu kepastian mengenai status kewarganegaraan Akosah. Kabarnya dia baru bisa dapat paspor Hongkong bulan depan," tandas Rahmad.
artikel : vivanews
post : jaklevi
masalah internal persija diserahkan ke PSSI
Kisruh manajemen Persija Jakarta ternyata masih ada. Wacana perombakan manajemen klub utama Ibu Kota ini pun masih terbuka lebar. Pemprov DKI Jakarta siap melimpahkan sengketa manajerial kepada PSSI. Posisi Manajer Harianto Badjoeri berpotensi eliminasi.
Sekda Pemprov DKI Jakarta Muhayat mengungkapkan, penyelesaian status manajemen diserahkan kepada PSSI. Keputusan ini diambil setelah muncul dua versi regulasi pengangkatan atau pemberhentian seorang manajer.
”Kami serahkan masalah ini kepada PSSI. Biar mereka yang meluruskan semuanya. Nantinya aturan mana yang berlaku akan ketahuan,” ungkap Muhayat kemarin.
Versi pertama, klaim regulasi menjelaskan, proses suksesi manajemen Persija menjadi hak gubernur atau pengelola. Namun, pernyataan lain menyebutkan pengangkatan atau pemberhentian manajer dilakukan oleh badan hukum klub atau perseroan terbatas (PT).
Perbedaan persepsi tersebut akhirnya melatarbelakangi munculnya konflik. Memakai asumsi kedua, Ketua Umum Persija Toni Tobias akhirnya menerbitkan surat keputusan (SK) nomor 177/ KPT/KU/Sekr/VIII/2010. SK itu tentang pengangkatan Effendi Anas sebagai manajer, meski akhirnya pria yang akrab disapa Effan itu memutuskan mundur.
Namun, manajemen lama Persija tetap bersikukuh lantaran berpijak pada regulasi versi pertama. SK bernomor 144.Persija.Liga. SK.XI.2006 tentang pengangkatan Badjoeri sebagai manajer dinilai tetap sah. Sebab, SK tersebut ditandatangani gubernur DKI Jakarta saat itu,Soetiyoso.
”Kami saat ini hanya mengikuti keputusan PSSI. Kalau penunjukan manajer hanya bisa dilakukan gubernur atau pengelola klub, pasti akan diikuti. Siapa pun yang duduk sebagai manajer akan didukung penuh,” lanjut Muhayat.
Status manajer tetap penting bagi Persija. Kepastian tim saat ini digantung sosok ini, karena 22 pemain dan pelatih belum sign contract. Mereka berpeluang kehilangan calon amunisi seperti Syamsul Chaeruddin yang kabarnya berlabuh bersama Sriwijaya FC (SFC).
Semua itu imbas tidak adanya jaminan pendanaan untuk putaran pertama Persija di Indonesia Super League (ISL) 2010/2011. Sekjen PSSI Nugraha Besoes akhirnya turun berpendapat. Menurut dia, proses suksesi manajemen klub jadi kebijakan PT.
”Kami saat ini belum bisa bersikap. Kasus ini terlalu internal. Tidak enak bila harus bilang yang sah itu siapa. Tapi, sebenarnya yang berhak menunjuk manajer itu PT,” kata Kang Nug, sapaan Besoes.
Macan Kemayoran tetap menjalani persiapan teknik meski elite manajemen memanas. Pelatih Persija Rahmad "RD" Darmawan sudah menyiapkan empat skema untuk menghadapi ISL. Pola yang disiapkan adalah 3-5-2, 4-4-2, 4-2-3- 1, dan 4-3-3. Sedikitnya lima uji coba sudah disiapkan, termasuk menghadapi timnas Indonesia.
Mereka juga menyiapkan agenda training camp (TC) di Cilegon, Jawa Barat, mulai Senin (13/9). Agendanya untuk menyinergikan pemain berlabel timnas dengan amunisi lain.
”Program tim tetap dijalankan. Kami memang tidak terfokus pada satu atau dua skema. Banyak pola harus disiapkan guna mengantisipasi potensi yang muncul. Sekarang yang terpenting adalah bagaimana pemain memahami pola yang diterapkan,” tandas RD.
artikel : bolaindo
post : jaklevi
Sekda Pemprov DKI Jakarta Muhayat mengungkapkan, penyelesaian status manajemen diserahkan kepada PSSI. Keputusan ini diambil setelah muncul dua versi regulasi pengangkatan atau pemberhentian seorang manajer.
”Kami serahkan masalah ini kepada PSSI. Biar mereka yang meluruskan semuanya. Nantinya aturan mana yang berlaku akan ketahuan,” ungkap Muhayat kemarin.
Versi pertama, klaim regulasi menjelaskan, proses suksesi manajemen Persija menjadi hak gubernur atau pengelola. Namun, pernyataan lain menyebutkan pengangkatan atau pemberhentian manajer dilakukan oleh badan hukum klub atau perseroan terbatas (PT).
Perbedaan persepsi tersebut akhirnya melatarbelakangi munculnya konflik. Memakai asumsi kedua, Ketua Umum Persija Toni Tobias akhirnya menerbitkan surat keputusan (SK) nomor 177/ KPT/KU/Sekr/VIII/2010. SK itu tentang pengangkatan Effendi Anas sebagai manajer, meski akhirnya pria yang akrab disapa Effan itu memutuskan mundur.
Namun, manajemen lama Persija tetap bersikukuh lantaran berpijak pada regulasi versi pertama. SK bernomor 144.Persija.Liga. SK.XI.2006 tentang pengangkatan Badjoeri sebagai manajer dinilai tetap sah. Sebab, SK tersebut ditandatangani gubernur DKI Jakarta saat itu,Soetiyoso.
”Kami saat ini hanya mengikuti keputusan PSSI. Kalau penunjukan manajer hanya bisa dilakukan gubernur atau pengelola klub, pasti akan diikuti. Siapa pun yang duduk sebagai manajer akan didukung penuh,” lanjut Muhayat.
Status manajer tetap penting bagi Persija. Kepastian tim saat ini digantung sosok ini, karena 22 pemain dan pelatih belum sign contract. Mereka berpeluang kehilangan calon amunisi seperti Syamsul Chaeruddin yang kabarnya berlabuh bersama Sriwijaya FC (SFC).
Semua itu imbas tidak adanya jaminan pendanaan untuk putaran pertama Persija di Indonesia Super League (ISL) 2010/2011. Sekjen PSSI Nugraha Besoes akhirnya turun berpendapat. Menurut dia, proses suksesi manajemen klub jadi kebijakan PT.
”Kami saat ini belum bisa bersikap. Kasus ini terlalu internal. Tidak enak bila harus bilang yang sah itu siapa. Tapi, sebenarnya yang berhak menunjuk manajer itu PT,” kata Kang Nug, sapaan Besoes.
Macan Kemayoran tetap menjalani persiapan teknik meski elite manajemen memanas. Pelatih Persija Rahmad "RD" Darmawan sudah menyiapkan empat skema untuk menghadapi ISL. Pola yang disiapkan adalah 3-5-2, 4-4-2, 4-2-3- 1, dan 4-3-3. Sedikitnya lima uji coba sudah disiapkan, termasuk menghadapi timnas Indonesia.
Mereka juga menyiapkan agenda training camp (TC) di Cilegon, Jawa Barat, mulai Senin (13/9). Agendanya untuk menyinergikan pemain berlabel timnas dengan amunisi lain.
”Program tim tetap dijalankan. Kami memang tidak terfokus pada satu atau dua skema. Banyak pola harus disiapkan guna mengantisipasi potensi yang muncul. Sekarang yang terpenting adalah bagaimana pemain memahami pola yang diterapkan,” tandas RD.
artikel : bolaindo
post : jaklevi
oktavianus bergabung ke persija
Gelandang energik Sriwijaya FC, Octavianus akan segera merapat ke Jakarta untuk bergabung kedalam team Persija Jakarta, kabar kepastian ini didapat Jak Online melalui Assisten Manager Persija Jakarta (Bung Ferry) dan Octavianus sendiri akan segera hadir ke Jakarta dalam beberapa hari kedepan setelah proses kepindahannya dari Sriwijaya FC selesai.
Informasi yang berhasil dihimpun oleh Jak Online, untuk Octavianus sendiri nantinya akan diplot sebagai pelapis gelandang serang Persija Jakarta, Greg Nwokolo yang akan beroperasi di sektor gelandang kiri team Persija, sementara itu seleksi pemain tambahan di Persija masih terus dilakukan baik untuk mengisi quota pemain asing ke-5 juga beberapa pemain lokal saat ini juga sedang menjalani seleksi di team Persija Jakarta dan kemungkinan pada beberapa minggu kedepan sudah akan ada keputusan dari team Pelatih dan Manajemen untuk menambah amunisi kekuatan team Persija Jakarta menjelang dimulainya ISL 2010/2011 pada akhir September nanti.
artikel :jakmania.org
post : jaklevi
Effan tidak berambisi jadi manager persija
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Effendi Anas akhirnya angkat bicara terkait 'kursi panas' manajer Persija musim ini. Dengan tegas, Effan mengatakan tidak berambisi untuk menjadi orang nomor satu di tim Macan Kemayoran.
Nama Effan sempat diajukan menjadi manajer baru Persija menggantikan Haryanto Badjoeri. Pengangkatan Effan berdasarkan surat keputusan (SK) yang diterbitkan oleh Ketua Umum Persija, Toni Tobias, pada 12 Agustus lalu.
SK bernomor 177/KPT/KU/Sekr/VIII/2010 membuat berang manajer Persija, Haryanto Badjoeri. Menurutnya, pengangkatan manajer baru tidak sah karena yang berhak melakukan pergantian pengelola Persija, Pemprov DKI Jakarta.
Toni Tobias membela diri. Menurutnya, proses keluarnya SK penangkatan Effan telah sesuai prosedur karena sudah dikoordinasikan dengan petinggi di Pemprov DKI Jakarta. "Saya tidak mungkin asal tanda tangan kontrak," katanya.
Tak ingin konflik berkepanjangan, Effan pun memilih angkat bicara. "Kendala manajerial dalam organisasi besar seperti Persija sekarang adalah hal yang wajar dan harus disikapi dewasa oleh semua pihak," katanya, Rabu, 25 Agustus 2010.
Bagi saya, pekerjaan itu adalah sebuah amanah, namun, secara pribadi saya tidak ingin terlibat dalam manajemen Persija musim kompetisi mendatang,’’ tegas mantan Walikota Jakarta Utara itu
artikel : vivanews
post : jaklevi
Nama Effan sempat diajukan menjadi manajer baru Persija menggantikan Haryanto Badjoeri. Pengangkatan Effan berdasarkan surat keputusan (SK) yang diterbitkan oleh Ketua Umum Persija, Toni Tobias, pada 12 Agustus lalu.
SK bernomor 177/KPT/KU/Sekr/VIII/2010 membuat berang manajer Persija, Haryanto Badjoeri. Menurutnya, pengangkatan manajer baru tidak sah karena yang berhak melakukan pergantian pengelola Persija, Pemprov DKI Jakarta.
Toni Tobias membela diri. Menurutnya, proses keluarnya SK penangkatan Effan telah sesuai prosedur karena sudah dikoordinasikan dengan petinggi di Pemprov DKI Jakarta. "Saya tidak mungkin asal tanda tangan kontrak," katanya.
Tak ingin konflik berkepanjangan, Effan pun memilih angkat bicara. "Kendala manajerial dalam organisasi besar seperti Persija sekarang adalah hal yang wajar dan harus disikapi dewasa oleh semua pihak," katanya, Rabu, 25 Agustus 2010.
Bagi saya, pekerjaan itu adalah sebuah amanah, namun, secara pribadi saya tidak ingin terlibat dalam manajemen Persija musim kompetisi mendatang,’’ tegas mantan Walikota Jakarta Utara itu
artikel : vivanews
post : jaklevi
Langganan:
Komentar (Atom)




























