Cari Blog Ini

Senin, 27 September 2010

rahmad dan gurning sama sama tidak puas

Nada-nada tidak puas meluncur dari mulut pelatih PSPS Pekanbaru dan Persija Jakarta, menanggapi hasil imbang 2-2 kedua tim dalam laga perdana mereka di Superliga 2010/11, di Stadion H. Agus Salim Padang.

Pelatih Persija Jakarta, Rahmad Dermawan dalam jumpa pers seusai laga menyayangkan timnya gagal mengamankan tiga angka, setelah timnya sempat unggul 2-0 di babak bertama, melalui gol Ismed Sofyan dan Bambang Pamungkas.

Menurutnya dua gol balasan PSPS pekanbaru itu seharusnya tak perlu terjadi, kalau timnya tetap bermain konsisten. ""Saya sedikit kecewa dengan anak-anak ketika sudah  unggul 2-0 namun menurunkan tempo dan membiarkan pemain PSPS menekan. Namun secara keseluruhan saya cukup puas juga dengan permainan anak-anak," papar mantan pelatih Sriwijaya FC itu.

Sementara pelatih PSPS Abdul Rahman Gurning juga menyatakan ketidakpuasan. Dia menyebut timnya kecolongan dua gol murni karena kesalahan kiper Fance Haryanto dan pemain belakang yang salah antisipasi bola.

"Soal dua gol ke gawang kita itu seharusnya tak perlu terjadi. Itu murni kesalahan pemain belakang dan penjaga gawang pertama Fance Haryanto. Padahal dua gol dari Persija itu tidak memalui proses, namun dari bola-bola mati," papar Gurning.

Karena dua blunder kipernya itu dalam waktu yang tak terlalu lama, membuat Gurning meradang. Dia langsung mengganti Fance dengan kiper keduanya, Dede Sulaiman. Masuknya Dede, dan sempat membuat beberapa kali penyelamatan membuat gawang "Askar Bertuah" tidak lagi kebobolan.

Tidak hanya itu, Gurning juga menyayangkan keputusan wasit Iis Isya Permana yang mengusir pemainnya Sulaiman Alamsyah Nasution. Alhasil PSPS bermain 10 orang pada menit 60. Menurutnya, pemainnya itu belum layak diberi kartu merah

artikel : jak levi

Rabu, 22 September 2010

peluang APBD untuk persija tetap ada


Klub Jakarta tetap diklaim mendapatkan subsidi dari anggaran belanja tambahan (ABT). Namun, mereka harus menunggu vonis dari Mendagri.

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Syahrianta Tarigan mengungkapkan, dewan tetap menyertakan proposal subsidi bagi klub. Besaran subsidi yang direncanakan tetap Rp20 miliar. Rinciannya, Persija Jakarta mendapat jatah ABT Rp15,5 miliar, lalu Rp4,5 miliar diberikan kepada Persitara Jakarta Utara.

”ABT untuk klub Jakarta tetap ada. Saat ini proposalnya masih di Depdagri. Besarannya tidak berubah. Jangan divonis dulu kalau klub Jakarta tidak mendapatkan ABT,” kata Syahrianta kemarin.

Kepastian subsidi bagi Persija dan Persitara saat ini masih simpang siur. Sebelumnya Sekda Pemprov DKI Jakarta Muhayat mengklaim anggota dewan sudah menyetujui ABT bagi duo klub Jakarta itu. Besarnya persetujuan dana memang belum disebutkan, tapi akan dicairkan secepatnya. Namun, pernyataan itu mentah saat Ketua Umum Pengcab PSSI Jakarta Utara Rizal Hafid mengklaim klub Ibu Kota tidak mendapatkan ABT.

”Sekali lagi kami tegaskan, ABT bagi klub Jakarta tetap ada. Kami saat ini masih memantau statusnya di Depdagri. Nanti akan ada pemberitahuan dari Depdagri. Lebih baik ditunggu saja. Kalau bisa dicairkan, persentasenya baru dihitung,” tuturnya.

Anggaran bagi klub Jakarta menyisakan dilema. Persija belum memiliki kepastian dana untuk mengarungi kompetisi semusim, meski down payment (DP) 25% pemain dilunasi. Macan Kemayoran juga masih punya sisa anggaran musim lalu sebesar Rp5 miliar.

Tapi, menjelang kick-off Indonesia Super League (ISL) 2010/ 2011 pada Minggu (26/9), mereka juga masih dibelit masalah dualisme kepengurusan. Toni Tobias dan Hadi Basalamah sama-sama mengklaim ketua umum Persija yang sah.

”Kami tetap fight agar ABT cair. Tapi, besarannya belum tahu. Saat ini yang penting tim sudah siap. Sebenarnya pekerjaan rumah kami masih banyak. Bukan hanya dana, kami juga berupaya agar bisa bermain di Jakarta,” ungkap Asisten Manajer Persija Ferry Indra Syarief.

Persija memang belum mendapatkan garansi venue di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Macan Kemayoran juga terancam hanya menggunakan jasa empat pemain asing. Hal ini bisa terjadi bila status amunisi impor Julius Akossah tetap dinyatakan bukan warga negara Hong Kong.

”Kami masih berbicara dengan pengelola SUGBK. Kami berharap mereka memberi izin. Tapi, kami belum tahu jaminan status perizinan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian Persitara Hari Ruswanto mengatakan, jaminan subsidi saat ini hanya diberikan kepada Persija dengan nilai Rp15 miliar.

”Saya sudah bertemu dengan dewan. Hanya Persija yang mendapatkan ABT. Proposal anggaran Persitara itu dicoret oleh mereka. Kami juga tidak diberi tahu alasan pencoretannya,” tandasnya
artikel : bolaindo
post : jaklevi

jadwal putaran pertama persija


1. Minggu, 26 September 2010, PSPS vs Persija pukul 19.00
2. Sabtu, 16 Oktober 2010, Persija vs Persela, pukul 15.30
3. Selasa, 19 Oktober 2010, Persija vs Deltras, pukul 15.30
4. Sabtu, 23 Oktober 2010, Pelita Jaya vs Persija, pukul 15.30
5. Selasa, 26 Oktober 2010, Semen Padang vs Persija
6. Sabtu, 30 Oktober 2010, Persija vs Persib, pukul 19.00
7. Rabu, 3 November 2010, Persija vs Sriwijaya, pukul 15.30
8. Minggu, 2 Januari 2011, Bontang FC vs Persija, pukul 19.00
9. Kamis, 6 Januari 2011, Persisam vs Persija, pukul 15.30
10. Minggu, 9 Januari 2011, Persija vs Arema, pukul 19.00
11. Rabu, 12 Januari 2011, Persija vs Persema, pukul 15.30
12. Senin, 17 Januari 2011, Persiwa vs Persija
13. Kamis, 20 Januari 2011, Persipura vs Persija
14. Selasa, 25 Januari 2011, Persija vs Persibo, pukul 15.30
15. Sabtu, 29 Januari 2011, Persija vs Persijap, pukul 19.00
16. Rabu, 2 Februari 2011, Persiba vs Persija, pukul 15.30
17. Sabtu, 5 Februari 2011, PSM vs Persija pukul 19.00
Notes : Yang disebut lebih dahulu bertindak sebagai tuan rumah. Yang disebutkan jamnya adalah yang akan disiarkan oleh ANTV. PSPS Pekanbaru dan Persibo Bojonegoro adalah 2 tim yang terpaksa menjadi musafir di awal kompetisi karena stadion mereka sedang mengalami renovasi. PSPS Pekanbaru sementara main di Stadion H. Agus Salim Padang dan Persibo Bojonegoro di Stadion Brawijaya Kediri
artikel : Jo
post : jaklevi

jadwal putaran pertama persija

1. Minggu, 26 September 2010, PSPS vs Persija pukul 19.00
2. Sabtu, 16 Oktober 2010, Persija vs Persela, pukul 15.30
3. Selasa, 19 Oktober 2010, Persija vs Deltras, pukul 15.30
4. Sabtu, 23 Oktober 2010, Pelita Jaya vs Persija, pukul 15.30
5. Selasa, 26 Oktober 2010, Semen Padang vs Persija
6. Sabtu, 30 Oktober 2010, Persija vs Persib, pukul 19.00
7. Rabu, 3 November 2010, Persija vs Sriwijaya, pukul 15.30
8. Minggu, 2 Januari 2011, Bontang FC vs Persija, pukul 19.00
9. Kamis, 6 Januari 2011, Persisam vs Persija, pukul 15.30
10. Minggu, 9 Januari 2011, Persija vs Arema, pukul 19.00
11. Rabu, 12 Januari 2011, Persija vs Persema, pukul 15.30
12. Senin, 17 Januari 2011, Persiwa vs Persija
13. Kamis, 20 Januari 2011, Persipura vs Persija
14. Selasa, 25 Januari 2011, Persija vs Persibo, pukul 15.30
15. Sabtu, 29 Januari 2011, Persija vs Persijap, pukul 19.00
16. Rabu, 2 Februari 2011, Persiba vs Persija, pukul 15.30
17. Sabtu, 5 Februari 2011, PSM vs Persija pukul 19.00
Notes : Yang disebut lebih dahulu bertindak sebagai tuan rumah. Yang disebutkan jamnya adalah yang akan disiarkan oleh ANTV. PSPS Pekanbaru dan Persibo Bojonegoro adalah 2 tim yang terpaksa menjadi musafir di awal kompetisi karena stadion mereka sedang mengalami renovasi. PSPS Pekanbaru sementara main di Stadion H. Agus Salim Padang dan Persibo Bojonegoro di Stadion Brawijaya Kediri
artikel : Jo
post : jaklevi

no pungung persija

JakOnline-Berikut daftar nama pemain Persija di musim 2010 - 2011  dengan nomor punggungnya berdasarkan notes dari Bung Ferry (Assisten Manager Persija) :

Hendro K. (34), Roni Tri (1), Andritany (26),
Bayemi (4), Precious (2), Ambrizal (19), Nana (28), Wirya (44),
Ismed Sofyan (14), Kipuw (13),
Leo S. (23), M. Nasuha (17).
Amarzukih (21), Syamsul (8), Indra (11), M. Ilham (81),
R. Lestaluhu (7), Tony S. (6), Octavianus (18), Greg Nwokolo (10),
Sigit H. (27), Lifky S. (91),
Bambang Pamungkas (20), Aliyudin (15), Akosah (9), F. Sansan (89) dan Macourt (22)
artikel : jo
post : jaklevi

persija tampil pincang saat laga pembuka


Persija Jakarta terancam pincang saat membuka persaingan Djarum Indonesia Super League (ISL) 2010/2011. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu masih dibelit problem pemain.

Persija masih terbelit masalah amunisi asing mereka. Erick Arsene Bayemi, Julius Akossah, dan Oliver Makor masih bermasalah dengan International Transfer Certificate (ITC). Imbasnya, Macan Kemayoran kemungkinan baru bisa mengandalkan jasa Greg Nwokolo dan Precious Emeujeraye saat membuka kompetisi. Padahal Bambang ’Bepe’ Pamungkas dkk akan menghadapi laga tandang kontra tuan rumah PSPS Pekanbaru, Minggu (26/9).

Masalah Persija sebenarnya juga bukan hanya terkait amunisi impor. Klub kebanggaan The Jakmania ini juga terancam kehilangan Ismed Sofyan yang cedera pada uji coba terakhir, kemarin.

’’Beberapa pemain belum disahkan oleh PT Liga Indonesia (Liga). Mereka belum mendapatkan ITC. Kemungkinan tidak bisa turun pada laga perdana sangat terbuka. Makanya, pada uji coba tadi (kemarin) kami sudah menyiapkan beberapa alternatif skenario. Untuk Ismed, kami akan mengecek kondisinya,” kata Pelatih Persija Rahmad ’RD’ Darmawan.
artikel : bolaindo
post : jak levi

Selasa, 21 September 2010

persija menang tipis lawan persipasi


Pelatih Persija Jakarta Rahmad Darmawan mengaku belum puas dengan pemainan anak asuhnya meskipun memetik kemenangan 3-2 pada partai ujicoba melawan Persipasi Bekasi di Lapangan Timnas, Selasa (21/9/2010). Menurutnya, "Macam Kemayoran" masih terlalu lambat saat transisi dalam bertahan ke menyerang.

"Secara keseluruhan saya puas dengan permainan tim. Namun, transisi tim dari bertahan ke menyerang lambat," jelas Rahmad.

Pernyataan Rahmad memang tak terlalu berlebihan. Sebab, Persija harus tertinggal di babak pertama lewat sepasang gol yang dikemas Ari Supriatno (menit ke-13 dan menit ke-40) sebelum akhrinya Akosah mencetak gol balasan pada menit ke-14.

Di babak kedua, Rahmad melakukan perombakan komposisi timnya. Mantan pelatih Sriwijaya FC itu memasukkan beberapa pemain intinya seperti Bambang Pamungkas dan Nasuha.

Masukanya kedua pemain itu cukup efektif menambah daya gedor timnya. Bahkan kedua pemain itu berhasil membalikkan keadaan. Nasuha berhasil mencetak gol pada menit ke-49, sementara Bambang memateraikan kemenangan tim ibukota berkat gol yang diciptakannya pada menit ke-53.

Rahmad mengakui bahwa pada partai uji coba ini dirinya memang memilih memainkan beberapa pemain muda seperti Riski, Sansan, dan Sigit pada babak pertama guna menambah pengalaman bermain kepada pemain tersebut.

"Saya memang menyeting pemain muda tampil lebih dulu. Saya hanya ingin terus memberikan pengalaman kepada mereka dengan tampil di uji coba. Mereka beruntung bisa melawan tim-tim yang tangguh," tukasnya.

"Saya juga hanya ingin tim fokus kepada pertandingan pertama Liga Super Indonesia melawan PSPS Pekanbaru," lanjutnya.
artikel : bolaindo
post : jak levi

Minggu, 19 September 2010

soliditas management persija goyang


Bukan hanya status kepengurusan, manajemen Persija Jakarta juga terus digoyang persoalan. Pengurus lama positif merombak total manajemen klub berjuluk Macan Kemayoran.

Klaim saling gusur elite Persija semakin kronis. Pengurus Macan Kemayoran yang lama membekukan status Asisten Manajer Ferry Indra Syarief. Sebagai penggantinya, mereka lalu menunjuk Benny Erwin sebagai suksesor Ferry. Ketua Umum (Ketum) Persija Toni Tobias mengatakan, penggantian Ferry merupakan satu paket dengan posisi manajer.

”Kami memutuskan mengganti asisten manajer Persija. Keputusan tersebut merupakan kelanjutan dari penggantian manajer,” kata Toni kemarin.

Pengurus Macan Kemayoran versi Toni sebelumnya sudah mengganti Manajer Harianto Badjoeri dengan Effendi ’Effan’ Anas. Penunjukan Effan sebagai manajer baru didasarkan kepada surat keputusan (SK) nomor 177/ KPT/KU/ Sekr/VIII/2010. Sementara soal perubahan manajemen Persija saat ini diklaim juga sah. Sebab, Toni menegaskan perubahan manajemen Persija sudah mendapat persetujuan dari pemprov.

”Ferry diganti karena gagal mengoordinasikan hubungan antara manajemen dan pengurus. Efeknya, hubungan pengurus dengan Pak Badjoeri buruk. Kami tidak mungkin melakukan perubahan tanpa persetujuan pemprov. Untuk manajer tetap Pak Effendi,” lanjutnya.

Kondisi ini membuat situasi makin rumit lantaran menguatnya dualisme kepengurusan Persija. Selain pengurus versi Toni, Macan Kemayoran juga memiliki ketum bentukan tim formatur. Hadi Basalamah diklaim tim formatur sebagai suksesor Toni.

Mengacu pada kebijakan kepengurusan Ketum Persija Hadi, manajemen tidak mengalami perubahan. Soal APBD, kubu Hadi mengatakan Persija tak akan dapat uang rakyat itu. Tapi, Toni mengatakan, Persija saat ini tetap mendapatkan subsidi dari anggaran belanja tambahan (ABT) dari Pemprov DKI Jakarta.

”Saya ikut rapat dengan anggota dewan. ABT untuk Persija itu ada, tapi besarnya tidak bisa disebutkan. Saat ini belum diberikan karena harus memperbaiki manajemen. Dana musim lalu tidak bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya oleh manajemen lama,” tandas Toni.

Sementara itu, klarifikasi diberikan Ferry. Mantan ketua umum The Jakmania itu mengatakan statusnya sebagai asisten manajer tetap aktif karena belum ada mandat pemberhentian dari Badjoeri.

Namun, Ferry berharap polemik internal Persija segera berakhir lantaran kick-off kompetisi mulai digulirkan Minggu (26/9).

”Keadaan tetap normal. Saya diangkat oleh Pak Badjoeri. Maka, kebijakan pemberhentian juga harus sama. Saat ini tidak ada perintah apa-apa dari Pak Badjoeri,” pungkas Ferry

artikel : bolaindo
post : jaklevi

oliver marcot gabung ke persija


JakOnline-Manajemen Persija rencananya hari ini, Senin 20/9 akan melakukan pendatanganan kontrak dengan  pemain Oliver Macort, pemain asal Liberia yang sebelumnya bermain di Liga Yunani ini tampil cukup impresif dan juga mencetak gol dalam beberapa sesi game yang dilakukan Persija sehingga manajemen memutuskan menggaet pemain yang ini untuk bergabung ke team Persija Jakarta karena tenaganya sangat dibutuhkan terutama di sektor gelandang dengan harga yang telah disepakati oleh masing-masing pihak dan kabarnya juga ada 4 pemain Persija Junior juga yang akan segera dikontrak untuk pelapis team Persija di ISL 2010/2011.

Menurut pengamatan Jak Online sendiri pada beberapa aksi pemain ini baik di sesi latihan maupun ujicoba tampil cukup mobile di posisi gelandang dengan umpan-umpan yang cukup cerdik ditambah juga dengan naluri mencetak golnya, semoga dengan bergabungnya Olivert Macort bisa lebih menghidupkan lagi sektor gelandang Persija yang telah dihuni pemain-pemain berkualitas untuk lebih mendukung serangan-serangan Persija ke jantung pertahan lawan. Dari perbincangan singkat Jak Online dengan Oliver Macort beberapa waktu yang lalu, pemain ini memang sangat antusias untuk segera bergabung di team Persija, “Hope I Can Joint To This Team” Begitulah harapan Macort pada waktu itu, Selamat Bergabung Oliver Macort.
artikel : JO
post : Jak Levi

Sabtu, 18 September 2010

persija dikalahkan arema


Arema Indonesia sukses menundukkan Persija Jakarta 2-0 pada laga ujicoba pramusim di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 18 September 2010.

Setelah hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 pada dua laga ujicoba sebelumnya melawan klub Divisi Utama Persikubar Kutai Barat dan Persekam Metro FC, Arema menghadapi ujicoba sebenarnya dengan menjamu Persija.

Arema mengambil inisiatif serangan di awal babak pertama dan juara bertahan Liga Super Indonesia (ISL) ini mendapatkan hasilnya saat pertandingan baru berjalan tiga menit.

Melalui umpan silang akurat Dendi Santoso, striker asal Singapura Noh Alam Shah berhasil membobol gawang Persija yang dikawal kiper Hendro Kartiko melalui sundulan.

Di pertengahan babak pertama Arema berhasil menggandakan keunggulan melalui pemain asal Uruguay Esteban Guillen memanfaatkan umpan pendek Alam Shah.

Pada menit ke-35 TA Mushafry sebenarnya mampu membobol gawang Persija, yang notebene mantan klubnya, namun dianulir karena dianggap dalam posisi offside.

Di babak kedua, baik Arema dan Persija mendapatkan peluang emas namun hingga pertandingan usai keunggulan 2-0 Arema tidak berubah.
artikel :bolaindo
post: jak levi

Jumat, 17 September 2010

update persija

JakOnline-Team Persija Hari ini bertolak ke Malang dalam memenuhi undangan laga ujicoba melawan team Arema Indonesia di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kab. Malang yang akan digelar pada hari Sabtu besok, 18 September 2010, informasi terakhir yang diterima Jak Online dari pihak Manajemen Persija (Bung Ferry), Team Persija siang ini masih tertahan di Bandara Soekarno Hatta karena adanya "Delay" Pesawat.Persija sendiri dalam ujicoba kali ini tidak membawa beberapa pemainnya diantaranya 4 pemain muda dan juga kiper Roni Tri yang masih mempunyai keperluan di Jakarta.

Setelah melakukan ujicoba, rencananya Team akan kembali ke Jakarta pada hari Minggu, 19 September 2010 dan akan melakukan latihan pada hari Senin, 20/9 untuk selanjutnya melakukan Ujicoba melawan Persipasi Bekasi, 21/9 (Lokasi & tempat Masih Belum Ditentukan) pada hari Rabu & Kamis kembali melakukan Latihan sebelum berangkat ke kota Padang pada hari Jumat, 24/9 untuk menghadapi team PSPS Pekanbaru pada hari Minggu nanti.

Mengenai jadwal ISL 2010/2011 sendiri dari Pihak BLI baru akan menggelar Manager Meeting pada tanggal 20/9 untuk selanjutnya akan merelease jadwal resmi ISL 2010/2011 dan akan berlaku tetap hingga awal Oktober 2010. Persija sendiri akan menghadapi PSPS di laga awal ISL pada tgl 26 September 2010 di Std. H.Agus Salim Padang setelah stadion dari Home base PSPS dinyatakan belum siap oleh BLI.(JO) 
artikel: JO

dewan tak loloskan APBD, rencana ikut liga primer, persija siapkan 2 tim


Persija Jakarta berencana membentuk dua tim. Duo klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut akan bermain di Indonesia Super League (ISL) dan kompetisi tandingan, Liga Primer Indonesia. Semua ini membuat internal Persija yang sempat adem kembali panas.

Persoalan saling klaim ketua umum (ketum) Persija yang sempat mereda kembali bergolak. Ketum Persija Hadi Basalamah yang dibentuk tim formatur kembali mengklaim sebagai pengurus yang sah. Mereka yang mendapat persetujuan 23 klub secara tegas menganggap kepemimpinan lama versi Ketum Persija Toni Tobias sudah berakhir.

Kepengurusan baru bahkan sudah menyiapkan kebijakan baru terkait masa depan kompetisi Macan Kemayoran. Hadi mengungkapkan, Persija akan membentuk dua tim.

”Persija akan membentuk dua tim dan bertanding pada kompetisi berbeda. Rencananya, Persija A akan bermain di ISL, Persija B merumput di Liga Primer. Persija tetap ambil bagian di Liga Primer,” tandas Hadi kemarin.

Pengurus baru juga mengklaim siap mencarikan sumber pendanaan klub. Sebab, beban anggaran Macan Kemayoran bisa dikatakan membengkak bila harus berdiri pada dua kaki kompetisi berbeda. Mengacu pada pembiayaan Persija musim 2009/2010, mereka membutuhkan anggaran total Rp21 miliar.

Sedikitnya anggaran Rp14,6 miliar dipakai untuk membangun kekuatan, sisanya membiayai operasional klub. Budget Rp14 miliar juga dibutuhkan untuk membayar kontrak pemain pada ISL 2010/2011.

”Biaya yang dibutuhkan untuk menghidupi dua tim memang besar, tapi akan diusahakan. Tidak masalah, karena ini akan dipakai sebagai parameter pembanding kualitas ISL dengan Liga Primer. Tapi, yang terpenting saat ini adalah penegasan status pengurus baru karena keberadaan Pak Toni tetap tidak sah,” lanjutnya.

Pengurus baru tetap mengklaim status Hadi sebagai suksesor Toni legal. Sebab, keputusan tim formatur menunjuk ketum baru mengacu pada surat nomor 03/PSJ/ RUALB/VIII/2010 restrukturisasi dan reformasi Persija.

Lahirnya surat tersebut sebelumnya didasari permintaan 22 klub melalui surat nomor B/01/XI/2009/PSPS, tanggal 14 November 2009, yang meminta perubahan komposisi pengurus.

Sementara itu, harapan Persija plus saudara mudanya, Persitara Jakarta Utara, mendapatkan jatah anggaran dari APBD Provinsi DKI Jakarta tak terwujud. DPRD DKI Jakarta tak meloloskan pengajuan dana dengan total Rp20 miliar yang diminta duo klub itu.

”Dewan tak meloloskan dana untuk Persija ataupun Persitara. Dana dari APBD sesuai aturan pemerintah hanya untuk membangun infrastruktur dan yang lain. Dana itu tak boleh untuk mengontrak pemain atau pembiayaan klub profesional,” cetus Rizal Hafid, Ketua Pengcab PSSI Jakarta Utara, kemarin
artikel :bolaindo
post :jak levi

Kamis, 02 September 2010

anggota bicara, persija makin kisruh

Kisruh Persija Jakarta semakin suram penyelesaiannya. Masalah itu kini semakin pelik setelah klub internal anggota Persija melakukan gugatan atas penunjukan Hadi Basalamah sebagai ketua umum (ketum).

Mereka memunculkan nama lain yang layak sebagai orang nomor satu di kepengurusan klub berjuluk Macan Kemayoran. PS Hercules, salah satu klub internal Persija, mengungkapkan bahwa status ketum justru menjadi milik Biner Tobing. Alasan mereka adalah rapat anggota luar biasa (RULB) Persija yang digelar 14 Desember 2009. Kala itu forum menunjuk Biner sebagai pengganti Ketum Toni Tobias.

Ketua PS Hercules Alvin Joni Marsinih mengatakan, kegiatan organisasi Persija saat ini dipegang penuh oleh Biner. ”Hasil rapat RULB saat itu sudah jelas. Tapi sayangnya, tim formatur terlalu ceroboh. Yang tercatat di PSSI itu Pak Biner, bukan lainnya. Ini harus diluruskan,” kata Alvin kemarin. Alvin menambahkan, seandainya tim formatur mengangkat ketum baru, maka harus dibicarakan dalam rapat khusus. Artinya, status Biner dinonaktifkan lebih dulu.

Namun masalahnya, alur organisasi tidak dijalankan oleh tim formatur sehingga muncul nama Hadi sebagai suksesor Toni. ’’Status Pak Toni tetap turun setelah RULB Desember lalu. Bagaimanapun, 23 klub anggota Persija lainnya sudah setuju. Kami hanya berharap aturan organisasi dipahami. Anggota tetap harus diajak berbicara sebelum menunjuk nama baru,” lanjutnya. Sementara PT Liga Indonesia (Liga) mengungkapkan, Persija didaftarkan atas nama Toni Tobias selaku ketum.

Pengurus Macan Kemayoran juga tetap menunjuk Effendi Anas sebagai manajer. Meski sebelumnya Effendi sempat mengutarakan keinginannya mundur. Sekretaris PT Liga Indonesia Tigorshalom Boboy menyatakan, revisi kepengurusan dan manajemen masih terbuka asal sesuai prosedur. ’’Liga hanya tahu Pak Toni sebagai ketum Persija. Sampai hari ini belum ada konfirmasi resmi tentang pergantian posisi ketum,” pungkasnya
artikel : bolaindo
post : jaklevi

abanda merapat kepersema

Setelah gagal berlabuh di Persib Bandung, pemain asal Kamerun Abanda Herman akhirnya mendapatkan klub baru. Mantan pemain Persija Jakarta dan PSM Makassar itu akan membela Persema Malang musim depan. "Abanda resmi jadi milik Persema. Dia sudah tanda tangan kontrak," kata Manajer Persema Asmuri kemarin sore (2/9).

Dengan bergabungnya Abanda, Persema punya duo Kamerun di barisan pertahanan. Sebelumnya, Laskar Ken Arok -julukan Persema- memperpanjang kontrak Seme Pierre Patrick. Duo Kamerun itu diharapkan membuat lini belakang Persema makin solid.

Asmuri mengatakan, pihaknya tidak menemui hambatan dalam menggaet Abanda. Terlebih Ketua Umum Persema Peni Suparto juga turun tangan dalam negosiasi. Abanda yang berada di Jakarta dihubungi pada Rabu malam (1/9). Tak sampai 15 menit, Abanda langsung setuju dengan tawaran Persema.

Abanda pun tiba di Malang kemarin dan langsung langsung meneken kontrak. 'Bisa melakukan negosiasi dengan cepat itu rezeki bagi Persema. Padahal, untuk pemain sekelas Abanda, biasanya negosiasi sulit dan dilakukan berulang-ulang," ucap Asmuri.

Meski sudah teken kontrak, Abanda tidak langsung ikut latihan kemarin. Pemain bertinggi 189 sentimeter itu baru akan menjalani latihan perdana di Persema Senin (6/9). Pagi ini dia kembali ke Jakarta untuk mengambil barang dan perlengkapan.

Abanda mengatakan senang bisa bergabung dengan Persema. Dia sudah banyak mengetahui kondisi Persema dari Seme. "Saya pemain profesional. Di mana pun bermain, saya harus maksimal," katanya saat mampir di kantor Radar Malang (Jawa Pos Group) kemarin.

Dengan bergabungnya Abanda, saat ini Persema memiliki empat pemain asing. Selain Abanda dan Seme Pierre Patrick, tim milik Pemkot Malang itu sudah mengikat Robbie Gaspar (Australia/tengah) dan Guy Bertrand Ngon Mamoun (Kamerun/depan)
artikel : bolaindo
post : jaklevi

persija genjot latih tanding

persija Jakarta menyongsong Indonesia Super League (ISL) 2010-2011 dengan sangat serius. Setelah mereka mendapatkan gambaran skuad musim depan, langkah berikutnya adalah menjalani banyak uji coba.

Dalam dua hari terakhir Ismed Sofyan dkk melakoni dua pertandingan uji coba. Rabu lalu (1/9) mereka menang telak 8-0 atas Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Kemarin giliran PSAL yang dihajar dengan skor 6-0 di Stadion Lebak Bulus. Enam gol Persija dicetak oleh Aliyudin (10 dan 15), Agus Indra (32), Mohammad Ilham (41), Satrio (60), dan Ricky Efendi (72).

Setelah ini, agenda berikutnya sudah menanti. Macan Kemayoran -julukan Persija- kembali melakoni uji coba Selasa nanti (7/9). Kali ini lawannya lebih berbobot. Yakni, tim yang baru promosi ke ISL, Semen Padang.

Kami perlu melakukan banyak uji coba untuk membuat tim ini padu, kata Rahmad Darmawan, pelatih Persija, kemarin. Dalam uji coba itu, dia fokus kepada peningkatan intensitas passing anak asuhanya.

Nah, setelah uji coba melawan Semen Padang, skuad Persija akan diliburkan menyambut Idul Fitri. Mereka kembali berkumpul pada 13 September untuk memulai pemusatan latihan di Cilegon.

Sebelum melakoni laga perdana ISL melawan tuan rumah PSPS Pekanbaru pada 26 September nanti, anak-anak Persija menjalani dua laga uji coba lagi. Pada 18 Semptember kami menjadwalkan uji coba melawan Persita Tangerang dan pada 21 September melawan Persipasi Bekasi, ujar Rahmad.

Sayang, sejauh ini tiga penggawa asing Persija belum nongol. Mereka adalah Greg Nwokolo, Julian Akosah, dan Arsene Bayemi. Meski begitu, Rahmad tidak khawatir hal itu akan mengganggu program latihannya. Tak ada masalah, program latihan tetap bisa jalan walau tanpa tiga pemain asing. Menurut hemat saya, pemain seperti mereka punya kelebihan dalam adaptasi bermain, kata mantan arsitek Sriwijaya FC itu.

Sementara itu, Asisten Manajer Persija Ferry Indrasjarief menyatakan bahwa kompisisi tim bakal segera lengkap. Greg, Akosah, dan Bayemi akan segera datang ke Jakarta. Mereka akan bergabung saat tim melakukan pemusatan latihan di Cilegon, ujar Ferry.
artikel : bolaindo
post : jaklevi

persija tanpa target

Persija Jakarta belum menetapkan target angka di putaran pertama Indonesia Super League (ISL) 2010/2011. Macan Kemayoran memilih bersikap realistis.

Secara umum Persija membidik status juara Indonesia Super League (ISL). Itu imbas kegagalan mengangkat trofi juara pada dua musim sebelumnya. Terakhir, Macan Kemayoran hanya finis di peringkat 5 setelah Arema Indonesia, Persipura Jayapura, Persiba Balikpapan, dan Persib Bandung. Namun, Persija terlihat gamang memulai persaingan. Bukan hanya problem internal, tapi mereka mempertimbangkan potensi kekuatan calon lawan.

Pelatih Persija Rahmad "RD" Darmawan mengungkapkan, tim lebih senang melihat potensi per laga.

”Kami tidak menetapkan kuota angka. Step by step saja. Lawan-lawan kami bagus. Tapi, tim sudah siap menjalani away di laga pertama. Laga pertama selalu banyak kejutan. Persija juga bisa menerima jadwal. Komposisi jadwal lebih baik dari sebelumnya,” kata RD kemarin.

Macan Kemayoran akan menjalani delapan home dan sembilan away pada putaran pertama ISL. Peta persaingan dibuka saat menjalani away kontra PSPS Pekanbaru, Minggu (19/9). Namun, Bambang Pamungkas dkk harus istirahat dua pekan setelah menjalani laga pembuka. Mereka kembali merumput saat menjamu Persela Lamongan, Sabtu (16/10). Selang tiga hari berikutnya, di tempat yang sama mereka menghadapi Deltras Sidoarjo. Beban laga kembali dihadapi saat dijamu Pelita Jaya, Sabtu (23/10), dan Semen Padang, Selasa (26/10).

”Pada prinsipnya kami harus bekerja keras di semua laga. Tapi, yang penting tim matang. Kami akan menggelar training camp (TC) sepuluh hari di Cilegon setelah Lebaran. Persija akan menggelar uji coba dengan klub Divisi Utama pada jeda laga dua pekan,” kata RD.

RD menambahkan, Persija tetap menempatkan Sriwijaya FC (SFC), Arema, Persela, dan Persiwa Wamena sebagai pesaing terberat. Arema merupakan juara ISL 2009/ 2010, lalu SFC berstatus terbaik di Piala Indonesia 2010. Pamor Laskar Wong Kito–julukan SFC–juga naik setelah lolos ke final Turnamen Inter-Island Cup (IIC) 2010. Tiket final diraih Laskar Wong Kito setelah menang 6-0 atas Persib di laga terakhir penyisihan grup, Rabu (1/9).

”Persiba tetap diperhitungkan. Persiapan mereka matang. Persipura juga tetap solid. Intinya, banyak tim yang sudah sangat siap. Kemungkinan papan atas klasemen banyak dihuni klub yang musim lalu berada di tengah,” kata RD.

Namun, Macan Kemayoran masih mencari satu kuota asing pelengkap. Mereka sebenarnya sudah memiliki satu nama paspor asing terakhir, yaitu Oliver Macor. Bergabungnya Macor yang berpaspor Kamerun sangat dipengaruhi proses naturalisasi yang dilakukan Hong Kong.

Sebelumnya mereka sudah lebih dahulu mengontrak Greg Nwokolo, Julius Akosah, Precious Emeujeraye, dan Arsene Bayemi.

”Kami tertarik dengan Macor. Tapi, syaratnya dia masuk paspor Asia. Kami tunggu kepastian itu pada Rabu (15/9),” ujarnya.

Sementara itu, problem internal Persija tampaknya mereda. Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes mengatakan, status ketua umum (ketum) Persija tidak mengalami perubahan.

Artinya, Toni Tobias tetap sah sebagai ketum Macan Kemayoran. Sehari sebelumnya muncul tiga nama yang diklaim sah sebagai ketum Persija, yaitu Toni, Hadi Basalamah, dan Biner Tobing. Namun, PSSI enggan mengambil sikap terkait kegamangan status manajemen. Sebab, Toni sudah mendaftarkan nama Effendi "Effan" Anas pada Liga dengan status manajer. Sebelumnya Effan memilih mundur sehingga posisi manajer tetap dipegang Haryanto Bajuri.

”Kami masih mengakui Pak Toni sebagai ketua. Pak Toni sudah mendapat izin lagi dari KASAL. Sampai hari ini (kemarin) tidak ada usulan penggantian ketum. Kami belum menerima pengajuan nama baru seperti Pak Hadi atau Pak Biner. Kalau masalah manajer, biar diselesaikan sendiri,” tandasnya.
artikel :bolaindo
post jak levi