Cari Blog Ini
Sabtu, 23 Oktober 2010
agu casmir pastikan gabung ke persija
Kuota asing Persija Jakarta terpenuhi. Striker asal Singapura Agu Casmir menjadi amunisi impor kelima Macan Kemayoran. Manajemen Persija mengklaim tanda tangan kontrak sudah dilakukan pada Rabu (20/10). Namun, striker berusia 26 tahun itu akan menjalani laga terakhirnya bersama Gombak United pada Jumat (22/10).
Sekretaris Tim Persija Ferry Indra Syarief mengungkapkan, Agu segera menjalani latihan bersama tim.
”Agu tetap diizinkan bermain bersama klubnya dahulu. Setelah laga itu, dia langsung berangkat ke Jakarta dan menjalani persiapan bersama tim,” ungkap Ferry.
Demi mendapatkan tanda tangan Agu, Macan Kemayoran kabarnya menyiapkan anggaran sampai Rp1,1 miliar. Namun, jumlah itu sudah termasuk transfer Rp400 juta.
Ferry menambahkan, Persija harus membayar sisa kontrak dua bulan di Gombak United. Sebab, Agu masih terikat kontrak sampai Desember. Macan Kemayoran juga mengaku optimistis bisa menurunkannya saat menjamu Persib Bandung, Sabtu (30/10). Liga sebelumnya sudah menyatakan Agu memenuhi persyaratan administrasi.
”Kompensasi yang harus dibayarkan sekitar Rp400 juta. Bagaimanapun, kontrak Agu sampai akhir tahun ini. Jumlah itu juga kurang lebih hampir sama dengan yang diterima Greg Nwokolo,” kata Ferry.
Biaya transfer sebelumnya juga disiapkan Macan Kemayoran ketika mendatangkan Nwokolo. Waktu itu manajemen menyiapkan biaya tambahan Rp250 juta sebagai uang transfer plus Rp1,1 miliar sebagai mahar kontrak semusim. Selain Agu dan Nwokolo, amunisi asing Persija terdiri atas Oliver Makor, Erick Arsene Bayemi, dan Precious Emeujeraye.
Bergabungnya Agu sebenarnya menarik. Sebab, pada kompetisi 2006 saat Divisi Utama menjadi label tertinggi, amunisi naturalisasi itu sempat bersengketa dengan Persija. Mengaku tidak cocok dengan kondisi rumput stadion di Indonesia, Agu kemudian meninggalkan mes Persija setelah tanda tangan dan menerima downpayment (DP) Rp186 juta.
Ferry menjelaskan, Persija saat ini belum terbebas dari problem nonteknis pemain.
”Kuota pemain mungkin terpenuhi. Tapi, kami justru dihadapkan pada kondisi kelelahan pemain. Kami harus ke Solo, setelah itu berangkat menuju Padang dengan waktu istirahat pendek,” pungkas Ferry.
post : jak levi
gol tunggal BP menangkan persija
Ujung tombak veteran Persija Jakarta Bambang Pamungkas mengantarkan tim Macan Kemayoran memetik kemenangan 1-0 atas Pelita Jaya di Stadion Manahan, Solo, Sabtu [23/10], dalam lanjutan Superliga Indonesia 2010/11.
Duel ini terpaksa digelar di Stadion Manahan Solo, karena kepolisian Karawang tidak mengizinkan Pelita bertanding di wilayah mereka berkaitan dengan pemilihan umum kepala daerah [Pemilukada].
Kemenangan itu membuat Persija naik ke posisi dua klasemen sementara dengan nilai sepuluh dari empat laga. Raihan angka Persija sama dengan Persipura Jayapura, namun tim besutan Rahmad Darmawan ini kalah selisih gol.
Sebaliknya, kekalahan dari tim tamu membuat Pelita tidak beranjak dari papan bawah klasemen sementara. Pelita tetap tertahan di posisi ke-15 dengan raihan angka tiga. Ini merupakan kekalahan ketiga beruntun yang didapat tim besutan Jajang Nrujaman itu.
Baik Pelita maupun Persija tidak memperlihatkan permainan menarik di babak pertama. Pelita yang tak tampil di hadapan pendukungnya sendiri juga mengalami kesulitan mengembangkan permainan.
Pelita pun hanya mengandalkan tendangan dari luar kotak penalti, sehingga praktis tidak ada ancaman berarti yang menghampiri pertahanan kedua tim. Hingga babak pertama usai, kedudukan imbang tanpa gol tetap bertahan.
Di babak kedua, Persija mampu mengembangkan permainan ke arah lebih baik. Sedangkan permainan Pelita tidak mengalami perubahan berarti. Akibatnya, Persija dapat melakukan tekanan ke pertahanan tim tuan rumah.
Upaya Persija untuk unggul lebih dulu membuahkan hasil pada menit ke-55. Bepe, sapaan Bambang, berhasil menjebol gawang I Made Kadek setelah menerima umpan matang dari M Ilham.
Unggul satu gol membuat Persija semakin meningkatkan daya gedornya. Pada menit ke-67, Bepe nyaris menggandakan keunggulan tim tamu. Usai menerima umpan dari Greg Nwokolo, Bepe melepaskan tembakan yang berhasil melewati I Made Kadek. Tapi bola dapat dihalau pemain Pelita.
Tak lama kemudian, Bepe kembali mendapatkan peluang usai mendapt umpan dari Greg. Tapi kali ini tendangannya tidak menemui sasaran, karena melebar dari gawang Pelita.
Walau menguasai permainan, dan mendapatkan sejumlah peluang, Persija tetap tidak bisa menambah pundi-pundi golnya. Hingga pertandingan berakhir, skor 1-0 tak mengalami perubahan
post : jaklevi
Jumat, 22 Oktober 2010
persija di sambut oleh jak solo raya
Persija saat ini telah berada di kota Solo setelah tiba siang ini di bandara Adi Soemarmo Solo dengan disambut puluhan rekan-rekan dari Jakmania Solo Raya dan saat ini Persija langsung menggelar latihannya sore ini di Lapangan Kota Barat Area Stadion Manahan Solo, Persija sendiri menginap di Sunan Hotel selama di Kota Solo dan berdasarkan informasi yang diterima Jak Online dari Bung Ferry, jalannya Latihan Persija sore ini turut disaksikan juga oleh rekan-rekan Jak Solo Raya yang setia menemani Persija dari mulai kedatangan Persija di kota Solo.
The Jakmania sendiri rencananya akan kembali menggelar tour tandangnya ke kota Solo dan menurut rencana rombongan besar Jakmania akan berangkat ke kota Solo hari Jumat sore, 22/10 menggunakan jasa kereta api untuk selanjutnya akan bergabung dengan Jak Outsiders dari beberapa daerah untuk bersama-sama mendukung Persija di Stadion Manahan Solo hari Sabtu nanti, 23/10 saat Persija dijamu tuan rumah Pelita Jaya Karawang yang tidak bisa menggelar laga kandangnya di kota Karawang dikarenakan terbentur perijinan dari kepolisian setempat akibat adanya Pilkada di kota Karawang. Bagi Jakmania sendiri tentu saja akan berkomitmen untuk tetap hadir di kota Solo dalam mendukung Persija Jakarta seperti halnya saat persija menjamu Persela di kota Semarang pada hari Sabtu yang lalu dimana ribuan Jakmania hadir di stadion Jatidiri Semarang minggu lalu
post : jaklevi
artikel : JO
The Jakmania sendiri rencananya akan kembali menggelar tour tandangnya ke kota Solo dan menurut rencana rombongan besar Jakmania akan berangkat ke kota Solo hari Jumat sore, 22/10 menggunakan jasa kereta api untuk selanjutnya akan bergabung dengan Jak Outsiders dari beberapa daerah untuk bersama-sama mendukung Persija di Stadion Manahan Solo hari Sabtu nanti, 23/10 saat Persija dijamu tuan rumah Pelita Jaya Karawang yang tidak bisa menggelar laga kandangnya di kota Karawang dikarenakan terbentur perijinan dari kepolisian setempat akibat adanya Pilkada di kota Karawang. Bagi Jakmania sendiri tentu saja akan berkomitmen untuk tetap hadir di kota Solo dalam mendukung Persija Jakarta seperti halnya saat persija menjamu Persela di kota Semarang pada hari Sabtu yang lalu dimana ribuan Jakmania hadir di stadion Jatidiri Semarang minggu lalu
post : jaklevi
artikel : JO
lawan pelita, persija tampil menyerang
Tiga pemain asing Pelita belum mendapat izin dari PT Liga Indonesia. Namun, ini bukan halangan bagi The Young Guns untuk tampil terbuka saat menjamu Persija, Sabtu 23 Oktober 2010.
Pelita akan bertemu Persija di Stadion Manahan, Solo. Sebagai tuan rumah, Pelita yang masih berkutat di papan bawah klasemen sementara Liga Super Indonesia (ISL) 2010/2011 telah menargetkan tiga poin.
Pelatih Pelita, Jajang Nurjaman mengatakan perjuangan timnya tentu tidak mudah. Pasalnya, tim yang akan dihadapi memiliki materi pemain-pemain berkualitas baik lokal maupun asingnya.
Langkah The Young Guns juga semakin berat setelah dalam laga ini terancam tak bisa tampil full team. Tiga pemain asingnya kemungkinan besar tak bisa tampil karena belum mendapat izin dari PT Liga Indonesia.
Mereka adalah Walter Bruzela (Argentina), Andres Ramirez (Paraguay) dan Dramane Coulibaly (Mali). Sedangkan dua pemain asing (Jepang) yang sudah bisa tampil adalah Shibakoya Yuichi dan Tomoyuki Sakai.
"Persija punya materi pemain yang bagus. Namun sebagai tuan rumah, kami harus berusaha untuk merebut kemenangan meski dengan perjuangan yang melelahkan," kata Jajang, Jumat 22 Oktober 2010.
Menurut Jajang, Persija bakal tampil menyerang seperti laga-laga sebelumnya. Karena itu, pergerakan Greg Nwokolo, Bambang Pamungkas, Aliyudin dan penyerang lainnya harus diwaspadai.
Meski demikian, bukan berarti timnya bakal tampil bertahan. Sebaliknya, Jajang Mulyana cs diminta untuk tidak ragu mengimbangi permainan terbuka dari tim tamu, Macan Kemayoran.
"Sebagai tuan rumah kami tentu butuh nilai. Kami akan tampil menyerang meski dengan kekuatan terbatas," tandas Jajang.
Pelita sampai saat ini masih berkutat di peringkat ke-15 klasemen sementara dengan koleksi 3 poin dari 3 laga. Kemenangan perdana Pelita diraih saat bertemu Persiwa Wamena, Minggu 26 September 2010
post : jak levi
Pelita akan bertemu Persija di Stadion Manahan, Solo. Sebagai tuan rumah, Pelita yang masih berkutat di papan bawah klasemen sementara Liga Super Indonesia (ISL) 2010/2011 telah menargetkan tiga poin.
Pelatih Pelita, Jajang Nurjaman mengatakan perjuangan timnya tentu tidak mudah. Pasalnya, tim yang akan dihadapi memiliki materi pemain-pemain berkualitas baik lokal maupun asingnya.
Langkah The Young Guns juga semakin berat setelah dalam laga ini terancam tak bisa tampil full team. Tiga pemain asingnya kemungkinan besar tak bisa tampil karena belum mendapat izin dari PT Liga Indonesia.
Mereka adalah Walter Bruzela (Argentina), Andres Ramirez (Paraguay) dan Dramane Coulibaly (Mali). Sedangkan dua pemain asing (Jepang) yang sudah bisa tampil adalah Shibakoya Yuichi dan Tomoyuki Sakai.
"Persija punya materi pemain yang bagus. Namun sebagai tuan rumah, kami harus berusaha untuk merebut kemenangan meski dengan perjuangan yang melelahkan," kata Jajang, Jumat 22 Oktober 2010.
Menurut Jajang, Persija bakal tampil menyerang seperti laga-laga sebelumnya. Karena itu, pergerakan Greg Nwokolo, Bambang Pamungkas, Aliyudin dan penyerang lainnya harus diwaspadai.
Meski demikian, bukan berarti timnya bakal tampil bertahan. Sebaliknya, Jajang Mulyana cs diminta untuk tidak ragu mengimbangi permainan terbuka dari tim tamu, Macan Kemayoran.
"Sebagai tuan rumah kami tentu butuh nilai. Kami akan tampil menyerang meski dengan kekuatan terbatas," tandas Jajang.
Pelita sampai saat ini masih berkutat di peringkat ke-15 klasemen sementara dengan koleksi 3 poin dari 3 laga. Kemenangan perdana Pelita diraih saat bertemu Persiwa Wamena, Minggu 26 September 2010
post : jak levi
Rabu, 20 Oktober 2010
agu casmir diharapkan bisa tampil saat melawan persib bandung
akhirnya mencapai kesepakatan akhir dengan Striker Tim Nasional Singapura, Agu Chasmir yang pada awalnya agak sedikit dipersulit dengan fakta bahwa Agu Chasmir masih terikat kontrak dengan kesebelasan Gombak United Singapura hingga bulan Desember 2010 nanti, namun pihak manajemen Gombak United di Singapura akhirnya bersedia melepas Agu Chasmir setelah pertandingan mereka pada tanggal 22 Oktober 2010 nanti.
Menurut informasi yang diterima Jak Online melalui catatan “o2 News“ yang dirilis Bung Ferry, saat ini manajemen Persija masih melakukan perundingan tentang jadwal pembayaran kontrak serta keberangkatan Agu Chasmir ke Jakarta. Melihat kondisi ini rasanya sulit berharap Agu Chasmir bisa tampil pada pertandingan Semen Padang vs Persija Jakarta tanggal 26 Oktober 2010 di Stadion H. Agus Salim, di kota Padang nantinya. “Tapi kita masih kejar Agu agar bisa tampil pada pertandingan di Jakarta tgl 30 Oktober melawan Persib Bandung. Kehadiran Agu diharapkan bisa memberikan alternatif lain mengingat kita hanya punya 2 striker murni pada Bepe dan Ali.” Demikian statement yang disampaikan Bung Ferry melalui catatan
post : jaklevi
Menurut informasi yang diterima Jak Online melalui catatan “o2 News“ yang dirilis Bung Ferry, saat ini manajemen Persija masih melakukan perundingan tentang jadwal pembayaran kontrak serta keberangkatan Agu Chasmir ke Jakarta. Melihat kondisi ini rasanya sulit berharap Agu Chasmir bisa tampil pada pertandingan Semen Padang vs Persija Jakarta tanggal 26 Oktober 2010 di Stadion H. Agus Salim, di kota Padang nantinya. “Tapi kita masih kejar Agu agar bisa tampil pada pertandingan di Jakarta tgl 30 Oktober melawan Persib Bandung. Kehadiran Agu diharapkan bisa memberikan alternatif lain mengingat kita hanya punya 2 striker murni pada Bepe dan Ali.” Demikian statement yang disampaikan Bung Ferry melalui catatan
post : jaklevi
Selasa, 19 Oktober 2010
mustaqim : persija tahu kelemahan kami
Pelatih Deltras Sidoarjo Mustaqim menyatakan, absennya sejumlah pemain pilar memberikan andil dalam kekalahan 2-0 yang didapat The Lobster dari Persija Jakarta pada lanjutan Superliga Indonesia 2010/11.
Mustaqim mengakui bila tim besutannya pantas mendapatkan kekalahan dari Persija. Menurutnya, dua gol yang bersarang di gawang Usman Pribadi disebabkan pemain kehilangan konsentrasi ketika mendapat tekanan.
Selain itu, Mustaqim juga memuji kecerdikan pelatih Persija Rahmad Darmawan yang melihat kelemahan The Lobster di sektor kiri. Proses terjadinya gol itu setelah Persija memanfaatkan di sektor kiri.
“Absennya Sutikno memberikan pengaruh terhadap sektor kami. Bung Rahmad sangat jeli melihat kelemahan kami di sektor kiri, dan memanfaatkannya untuk mencetak gol. Kedua gol di gawang Deltras juga disebabkan pemain kehilangan konsentrasi,” ungkap Mustaqim.
“Tanpa Marcio [Souza] juga turut memberikan pengaruh terhadap serangan kami. Jika saja Marcio bisa berduet dengan Lopez, maka kami bisa memberikan tekanan di pertahanan Persija.”
post : jak levi
Mustaqim mengakui bila tim besutannya pantas mendapatkan kekalahan dari Persija. Menurutnya, dua gol yang bersarang di gawang Usman Pribadi disebabkan pemain kehilangan konsentrasi ketika mendapat tekanan.
Selain itu, Mustaqim juga memuji kecerdikan pelatih Persija Rahmad Darmawan yang melihat kelemahan The Lobster di sektor kiri. Proses terjadinya gol itu setelah Persija memanfaatkan di sektor kiri.
“Absennya Sutikno memberikan pengaruh terhadap sektor kami. Bung Rahmad sangat jeli melihat kelemahan kami di sektor kiri, dan memanfaatkannya untuk mencetak gol. Kedua gol di gawang Deltras juga disebabkan pemain kehilangan konsentrasi,” ungkap Mustaqim.
“Tanpa Marcio [Souza] juga turut memberikan pengaruh terhadap serangan kami. Jika saja Marcio bisa berduet dengan Lopez, maka kami bisa memberikan tekanan di pertahanan Persija.”
post : jak levi
babak pertama persija tidak efektif
Pelatih Persija Jakarta Rahmad Darmawan mengakui bila permainan tim Macan Kemayoran tidak efektif di babak pertama ketika mengalahkan Deltras Sidoarjo 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.
Menurut RD, sebutan Rahmad, Persija menguasai permainan dengan melakukan tekanan ke pertahanan Deltras. Hanya saja, para pemain tidak tampil efektif dengan terlalu sering melepas umpan panjang.
“Di babak pertama, kami tidak bermain efektif. Pemain sering melepaskan long ball. Padahal, Deltras menempatkan lima pemainnya di barisan belakang. Akibatnya, kami kesulitan mencetak gol,” ungkap RD.
Ditambahkan, upaya Persija untuk memperbesar keunggulannya kembali menemui kesulitan. Sebab, di pertengahan babak kedua permainan mulai mengalami penurunan. Ditariknya Syamsul Chaeruddin turut memberikan pengaruh terhadap permainan Persija.
“Chaerul mendapat cedera paha, sehingga ditarik keluar. Setelah itu, permainan kami juga drop, sehingga Deltras bisa mengimbangi permainan kami,” kata RD.
post : jaklevi
Menurut RD, sebutan Rahmad, Persija menguasai permainan dengan melakukan tekanan ke pertahanan Deltras. Hanya saja, para pemain tidak tampil efektif dengan terlalu sering melepas umpan panjang.
“Di babak pertama, kami tidak bermain efektif. Pemain sering melepaskan long ball. Padahal, Deltras menempatkan lima pemainnya di barisan belakang. Akibatnya, kami kesulitan mencetak gol,” ungkap RD.
Ditambahkan, upaya Persija untuk memperbesar keunggulannya kembali menemui kesulitan. Sebab, di pertengahan babak kedua permainan mulai mengalami penurunan. Ditariknya Syamsul Chaeruddin turut memberikan pengaruh terhadap permainan Persija.
“Chaerul mendapat cedera paha, sehingga ditarik keluar. Setelah itu, permainan kami juga drop, sehingga Deltras bisa mengimbangi permainan kami,” kata RD.
post : jaklevi
hajar deltras persija tempel persipura
Persija Jakarta sukses memetik angka penuh ketika berlaga di kandangnya sendiri di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta usai menundukkan Deltras Sidoarjo 2-0, Selasa [19/10].
Tambahan tiga angka itu mendongkrak posisi Persija ke peringkat dua klasemen sementara dengan nilai tujuh hasil dua kemenangan dan sekali imbang. Raihan angka Persija sama dengan Persipura Jayapura yang berada di puncak klasemen, tapi tim Macan Kemayoran kalah selisih gol.
Tampil untuk pertama kalinya di hadapan publik sendiri, Persija menguasai permainan sepanjang babak pertama. Tim tuan rumah mengurung pertahanan Deltras yang cenderung menerapkan permainan bertahan, dan hanya menyisakan Cristiano Lopez di sektor depan.
Berbagai variasi serangan dikembangkan Persija. Sejumlah peluang berhasil didapat Persija, namun tidak satu pun bisa dikonversi menjadi gol. Tendangan Ismed Sofyan masih ditepis kiper Usman Pribadi pada menit ke-23.<script type="text/javascript" src="http://ad.doubleclick.net/adj/gna.id/level2;tile=2;sz=160x600;ord=71253?area=2l&pos=2&ord=71253"></script>
Rapatnya pertahanan Deltras memaksa Persija lebih sering melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Pada menit ke-31, tendangan keras Toni Sucipto membentur mistar atas gawang.
Upaya Persija untuk menjebol gawang Deltras akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38. Penetrasi Greg Nwokolo dari sisi kiri pertahanan Deltras menarik sejumlah pemain belakang lawan.
Greg lalu melepaskan tendangan keras, dan ditepis Usman. Namun bola yang sempat membentur pemain belakang Deltras mengarah ke Aliyudin yang berdiri bebas. Striker mungil Persija ini pun tanpa kesulitan berarti menjebol gawang The Lobster.
Unggul satu gol membuat Persija terus menekan pertahanan Deltras untuk memperbesar keunggulan. Namun, hingga babak pertama usai, skor 1-0 untuk keunggulan Persija tetap bertahan.
Di babak kedua, pelatih Deltras Mustaqim mulai menerapkan strategi permainan terbuka untuk mengejar ketertinggalan mereka dari Persija. Hanya saja, penyelesaian akhir yang buruk membuat upaya Deltras menemui kegagalan.
Persija sempat mengalami kerepotan membendung serangan Deltras. Permainan mulai berjalan imbang selepas menit ke-65. Pertarungan antara Persija dan Deltras lebih sering terjadi di sektor tengah.
Tuan rumah mendapatkan peluang emas melalui Bambang Pamungkas yang bekerja sama dengan Oktavianus pada menit ke-75. Tapi performa cemerlang Usman berhasil menggagalkan peluang itu. Usman kembali mementahkan peluang Bepe, sapaan Bambang tak lama kemudian.
Di lain sisi, Deltras sempat mendapatkan peluang di menit ke-79 melalui Lopez. Namun tendangan kerasnya masih bisa ditepis Hendro Kartiko, sehingga hanya menghasilan sepak pojok.
Kelengahan pemain belakang Deltras kembali harus dibayar mahal, sehingga pemain pengganti Rizki Ramdhan Lestaluhu akirnya memperbesar keunggulan Persija pada menit ke-81. Rizki yang berdiri bebas tanpa pengawal menyambut umpan yang dilepas Toni untuk menjebol gawang Usman.
post : jaklevi
Tambahan tiga angka itu mendongkrak posisi Persija ke peringkat dua klasemen sementara dengan nilai tujuh hasil dua kemenangan dan sekali imbang. Raihan angka Persija sama dengan Persipura Jayapura yang berada di puncak klasemen, tapi tim Macan Kemayoran kalah selisih gol.
Tampil untuk pertama kalinya di hadapan publik sendiri, Persija menguasai permainan sepanjang babak pertama. Tim tuan rumah mengurung pertahanan Deltras yang cenderung menerapkan permainan bertahan, dan hanya menyisakan Cristiano Lopez di sektor depan.
Berbagai variasi serangan dikembangkan Persija. Sejumlah peluang berhasil didapat Persija, namun tidak satu pun bisa dikonversi menjadi gol. Tendangan Ismed Sofyan masih ditepis kiper Usman Pribadi pada menit ke-23.<script type="text/javascript" src="http://ad.doubleclick.net/adj/gna.id/level2;tile=2;sz=160x600;ord=71253?area=2l&pos=2&ord=71253"></script>
Rapatnya pertahanan Deltras memaksa Persija lebih sering melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Pada menit ke-31, tendangan keras Toni Sucipto membentur mistar atas gawang.
Upaya Persija untuk menjebol gawang Deltras akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38. Penetrasi Greg Nwokolo dari sisi kiri pertahanan Deltras menarik sejumlah pemain belakang lawan.
Greg lalu melepaskan tendangan keras, dan ditepis Usman. Namun bola yang sempat membentur pemain belakang Deltras mengarah ke Aliyudin yang berdiri bebas. Striker mungil Persija ini pun tanpa kesulitan berarti menjebol gawang The Lobster.
Unggul satu gol membuat Persija terus menekan pertahanan Deltras untuk memperbesar keunggulan. Namun, hingga babak pertama usai, skor 1-0 untuk keunggulan Persija tetap bertahan.
Di babak kedua, pelatih Deltras Mustaqim mulai menerapkan strategi permainan terbuka untuk mengejar ketertinggalan mereka dari Persija. Hanya saja, penyelesaian akhir yang buruk membuat upaya Deltras menemui kegagalan.
Persija sempat mengalami kerepotan membendung serangan Deltras. Permainan mulai berjalan imbang selepas menit ke-65. Pertarungan antara Persija dan Deltras lebih sering terjadi di sektor tengah.
Tuan rumah mendapatkan peluang emas melalui Bambang Pamungkas yang bekerja sama dengan Oktavianus pada menit ke-75. Tapi performa cemerlang Usman berhasil menggagalkan peluang itu. Usman kembali mementahkan peluang Bepe, sapaan Bambang tak lama kemudian.
Di lain sisi, Deltras sempat mendapatkan peluang di menit ke-79 melalui Lopez. Namun tendangan kerasnya masih bisa ditepis Hendro Kartiko, sehingga hanya menghasilan sepak pojok.
Kelengahan pemain belakang Deltras kembali harus dibayar mahal, sehingga pemain pengganti Rizki Ramdhan Lestaluhu akirnya memperbesar keunggulan Persija pada menit ke-81. Rizki yang berdiri bebas tanpa pengawal menyambut umpan yang dilepas Toni untuk menjebol gawang Usman.
post : jaklevi
jak mania kembali suarakan revolusi PSSI
Propaganda yang dilakukan The Jakmania, kelompok suporter fanatik Persija Jakarta, untuk merevolusi kepengurusan PSSI kembali dilakukan bertepatan dengan saat puluhan ribu anggotanya membanjiri Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, ketika menyaksikan laga Persija kontra Deltras Sidoarjo, Selasa (19/10).
Pantauan GOAL.com di lapangan tampak puluhan kelompok suporter dengan warna khas orange sesaat sebelum memasuki stadion kebanggaan bangsa Indonesia, mereka menyambangi kantor PSSI dan menaruh karangan bunga bertuliskan "Selamat atas terselenggaranya kongres luar biasa PSSI".
Tidak cukup sampai di situ, ribuan anggota The Jakmania yang ada di dalam stadion dan terus bernyanyi memberikan suntikan semangat kepada Ismed Sofyan dkk, beberapa kali terdengar menyuarakan yel-yel rovolusi PSSI.
Bahkan di tribun wartawan, The Jakmania juga membagikan selebaran pernyataan sikap yang berisi tiga poin.
Pertama, menuntut sekjen PSSI Nugraha Besoes melakukan krarifikasi tuduhannya terhadap aksi The Jakmania yang dinilainya ditunggangi pihak lain. Sedangkan yang kedua, menuntut PSSI melaksanakan rekomendasi KSN (kongres sepakbola nasional) termasuk butir delapan yang sempat dihilangkan tentang dewan sepakbola nasional.
Terakhir, turunkan Nurdin Halid dari ketua umum PSSI dan segera mungkin untuk melaksanakan kongres luar biasa.
Sayangnya, sama dengan aksi yang dilakukan The Jakmania sebelumnya, kali ini pun tetap tidak mendapat tanggapan dari pengurus PSSI.
post : jaklevi
Pantauan GOAL.com di lapangan tampak puluhan kelompok suporter dengan warna khas orange sesaat sebelum memasuki stadion kebanggaan bangsa Indonesia, mereka menyambangi kantor PSSI dan menaruh karangan bunga bertuliskan "Selamat atas terselenggaranya kongres luar biasa PSSI".
Tidak cukup sampai di situ, ribuan anggota The Jakmania yang ada di dalam stadion dan terus bernyanyi memberikan suntikan semangat kepada Ismed Sofyan dkk, beberapa kali terdengar menyuarakan yel-yel rovolusi PSSI.
Bahkan di tribun wartawan, The Jakmania juga membagikan selebaran pernyataan sikap yang berisi tiga poin.
Pertama, menuntut sekjen PSSI Nugraha Besoes melakukan krarifikasi tuduhannya terhadap aksi The Jakmania yang dinilainya ditunggangi pihak lain. Sedangkan yang kedua, menuntut PSSI melaksanakan rekomendasi KSN (kongres sepakbola nasional) termasuk butir delapan yang sempat dihilangkan tentang dewan sepakbola nasional.
Terakhir, turunkan Nurdin Halid dari ketua umum PSSI dan segera mungkin untuk melaksanakan kongres luar biasa.
Sayangnya, sama dengan aksi yang dilakukan The Jakmania sebelumnya, kali ini pun tetap tidak mendapat tanggapan dari pengurus PSSI.
post : jaklevi
Senin, 18 Oktober 2010
persija berpeluang ke papan atas
Persija Jakarta berpeluang besar ke papan atas Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 jika bisa melibas Deltras Sidoarjo di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sore ini.
Poin penuh menjadi bidikan utama Persija saat menjamu Deltras sore ini. Selain baru saja mengemas tiga poin seusai mempermalukan Persela Lamongan 2- 0 di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (16/10), Macan Kemayoranjuga memburu papan atas.
Jika berhasil mengalahkan Deltras pada laga yang akan disiarkan langsung antv pukul 15.30 WIB ini, Persija yang kini bertengger di peringkat 9 akan loncat ke papan atas dengan nilai 7, setara dengan pemuncak klasemen sementara Persipura Jayapura.
Namun, meraih angka penuh dari Deltras bukanlah pekerjaan mudah. Sebab, sebagai tim promosi, The Lobster –julukan Deltras– mampu mengejutkan dengan menggilas Sriwijaya FC 3-1 dan Persib Bandung 4-1. Satu-satunya kekalahan 0-1 Deltras terjadi di markas PSPS Pekanbaru, itu pun dari titik penalti. Prestasi tersebut membawa Danilo Fernando dkk ke peringkat 3 dengan nilai 6.
Pelatih Persija Rahmad ‘RD’ Darmawan pun mengingatkan asuhannya untuk tak meremehkan Deltras.
“Secara umum Deltras punya kestabilan permainan. Kami harus selalu waspada menghadapi mereka. Kekalahan mereka di kandang PSPS tak bisa jadi ukuran bahwa kekuatan mereka kendur, karena gol PSPS dari titik penalti,” tutur RD kemarin.
Persija pun bukan tanpa masalah di laga ini. Pemain serbabisa Muhammad Nasuha masih cedera lutut kanan saat membela timnas Indonesia menghadapi Maladewa di Bandung pertengahan pekan lalu. Namun, Macan Kemayoran masih punya cadangan yang sepadan, Ambrizal atau Amarzukih. Winger Muhammad Ilham pun tidak bisa diturunkan akibat akumulasi kartu kuning.
Ilham sudah tidak terlihat dalam latihan terakhir Persija. RD mengatakan, Ilham meminta izin menemani istrinya yang melahirkan.
“Ada banyak opsi, salah satunya menyiapkan Ramdhani Lestaluhu sebagai pengganti Ilham,” kata RD. Pelatih yang berbasis Marinir ini juga mempertimbangkan rotasi pemain seperti yang dilakukannya saat menukangi SFC musim lalu.
Apalagi, Macan Kemayoran akan melakoni serangkaian jadwal padat. Setelah menjamu Deltras, Bambang ‘Bepe’ Pamungkas dkk akan melawan Pelita Jaya Karawang, Sabtu (23/10), dan tiga hari kemudian meladeni Semen Padang. Beruntung Deltras datang dengan kekuatan timpang. The Lobster kehilangan duet striker Marcio Souza, dan Christiano Lopez serta kiper utama Yanuar Tri Firmanda.
Souza harus menyingkir dari line-up karena sanksi akumulasi dua kartu kuning. Dia mendapat kartu kuning keduanya saat kandas 0-1 di Stadion Rumbai, markas PSPS, Sabtu (16/10). Ironisnya, seusai laga itu Lopez pun mengalami cedera engkel kanan dan kiper Yanuar patah tulang tangan kanannya setelah berbenturan dengan striker PSPS Dzumafo Epandi. Pelatih Deltras Mustaqim pun pusing tujuh keliling. Absennya Yanuar masih bisa diisi kiper kedua Dedy Susanto.
Namun, kehilangan Souza-Lopez jadi pukulan telak baginya. Saat timnya sedang butuh momentum kebangkitan seusai kekalahan pertama pada laga away di Pekanbaru, pasukannya harus kehilangan duet mesin gol andalannya. Tak pelak, daya gedor The Lobster pun diragukan. Sebab, Souza-Lopez menjadi mesin gol Deltras dalam dua laga awal.
Duet Brasil ini masing-masing telah menyumbang dua gol untuk tim promosi ini. Sialnya, lini depan Deltras mempunyai stok yang sangat cekak. Pelapis Souza-Lopez hanya ada striker lokal yang belum cemerlang seperti Indra Setiawan, Satyo Husodo, dan Sugiarto. Wajar jika Mustaqim harus memutar otak untuk menambal posisi yang lowong di depan.
“Pilihannya adalah mengganti posisi Souza-Lopez dengan pemain lain atau mengubah formasi. Sangat disayangkan kami kehilangan kedua pemain itu. Padahal, Persija lebih kuat,” ujar Mustaqim kemarin
post : jak levi
deltras siapkan pengawalan khusus untuk greg
Deltras Sidoarjo menyiapkan pemain khusus untuk mengawal pergerakan pemain Persija Jakarta Greg Nwokolo pada pertandingan Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 di Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (19/10).
Pelatih Deltas Sidoarjo Mustaqim di Jakarta, Senin, mengatakan pemain asal Nigeria itu memiliki kemampuan yang lengkap baik akurasi tendangan maupun kecepatan dalam membawa bola.
"Semua pemain perlu mendapatkan pengawalan. Tapi Greg harus mendapatkan pengawalan khusus agar pergerakannya bisa ditekan," katanya di sela latihan di Gelora Bung Karno Jakarta.
Menurut dia, untuk mengawal mantan pemain S.C. Olhanense itu pihaknya menunjuk pemain veteran Anang Maruf. Mantan pemain Persebaya itu dinilai mampu membendung pergerakan Greg meski usianya sudah tidak muda lagi.
"Anang Maruf cukup berpengalaman untuk mengemban tugas itu. Jadi sangat pas untuk mengawal motor serangan Persija itu," katanya menambahkan.
Ia menjelaskan, meski yang akan dihadapi adalah salah satu tim besar pihaknya mengaku tidak gentar. Semua pemain mengaku siap untuk diturunkan meski pada pertandingan nanti tidak diperkuat Marcio Sauza akibat akumulasi kartu kuning.
Meski klub debutan, kata dia, Bejo Sugiantoro dan kawan-kawan telah membuktikan jika mampu mengalahkan tim-tim besar seperti mengalahkan Persib, 4-1 dan mengalahkan juara Piala Indonesia 2010 Sriwijaya FC, 3-1 serta hanya kalah 0-1 saat dijamu PSPS Pekanbaru.
"Kami meminta kepada pemain bertanding tanpa beban. Semangat saat mengalahkan Persib dan Sriwijaya FC kami harap bisa terbawa pada pertandingan nanti," katanya menegaskan.
Deltras Sidoarjo pada klasemen sementara ISL 2010/2011 berada diposisi tiga dengan enam poin dari tiga pertandingan. Posisi itu lebih baik dibandingkan dengan Persija Jakarta yang berada diposisi 10 dengan empat poin dari dua pertandingan
ilham dan nasuha absen lawan deltras
Persija akan menjamu Deltras Sidoarjo dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2010/2011, Selasa, 19 Oktober 2010. Dalam duel ini, Persija akan kehilangan dua pilarnya, yakni M. Ilham dan M. Nasuha.
Menurut Pelatih Persija, Rahmad Darmawan, M. Ilham absen karena sudah mengantongi dua kartu kuning. Sedangkan M. Nasuha tak bisa tampil karena masih berkuatat dengan cedera.
"Kami sudah siapkan pengganti kedua pemain tersebut," kata Rahmad saat dihubungi VIVAnews, Senin, 18 Oktober 2010.
Meski kehilangan dua pilar, Rahmad bisa bernafas lega. Pasalnya motivasi bertanding pemain-pemainnya sedang meningkat seiring dengan kemenangan yang diraih timnya saat bertemu Persela, Sabtu lalu.
"Kondisi pemain lainnya cukup baik. Paling tidak kemenangan lawan Persela akan memotivasi pemain dalam pertandingan besok," katanya.
Persija meraih kemenangan perdana pada ISL musim ini saat menjamu Persela di Stadion Jatidiri, Semarang, Jakarta. Dua gol Bambang Pamungkas membawa Macan Kemayoran unggul 2-0 dalam duel ini.
Persija akan menjamu Deltras di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Ini merupakan duel ketiga Persija pada ISL 2010/2011.
post : jak levi
Sabtu, 16 Oktober 2010
persija rentan masalah
Perubahan struktur organisasi yang dilakukan Persija Jakarta layak ditunggu pengaruhnya. Macan Kemayoran saat ini dibelit berbagai problem. Persija musim ini banyak mengalami perombakan signifikan. Bukan hanya tim, komposisi struktur organisasinya pun berubah.
Macan Kemayoran akhirnya membentuk badan hukum baru dengan nama PT Persija Jaya Jakarta. Gabungan nama dari aspek legal sebelumnya, yaitu PT Persija Jaya dengan PT Persija Jakarta. Susunan dewan komisaris dan direksi juga dirombak. Mereka memasukkan beberapa elemen Pemprov DKI Jakarta.
Hanya, Macan Kemayoran belum mendapatkan garansi riil pendanaan. Proposal pengajuan dana melalui anggaran belanja tambahan (ABT) senilai Rp15 miliar diklaim dimentahkan Depdagri. Sebab, plafon anggaran kegiatan olahraga di DKI Jakarta tak lebih dari Rp100 miliar.
Dana itu juga hanya menopang persiapan semua cabang olahraga menjelang PON XVIII 2011 Riau. Persija sudah dianggap sebagai klub profesional, meski potensi subsidi APBD berpeluang dicair-kan pada 2011. Presiden Persija Toni Tobias mengungkapkan, perombakan struktur organisasi dilakukan untuk meredam konflik.
’’Semua diubah untuk mengurangi konflik internal. Konflik internal selalu mengganggu tim pada musim lalu, bahkan sampai awal kompetisi sekarang. Efeknya tidak ada soliditas. Tapi khusus pendanaan, pemda tetap memberikan dukungannya. Kami belum tahu teknisnya seperti apa,’’ ungkap Toni kemarin.
Demi menyiasati defisit anggaran, Persija sempat mengembangkan wacana membentuk dewan donatur. Tugas pokok dewan donatur dengan manajer Persija diklaim sebagai ketuanya adalah menggalang dana dari para investor. Toni menambahkan, problem finansial hanya terjadi pada putaran pertama Indonesia Super League (ISL). Sebab, subsidi APBD digaransi tetap diberikan musim depan.
’’Kami tahun depan tetap mendapatkan APBD. Kami juga tetap berusaha mendapatkan izin home di sini. Perubahan yang dilakukan saat ini tetap efektif,’’ kata Toni.
Bukan hanya pendanaan, soliditas kepengurusan baru juga masih dipertanyakan. Macan Kemayoran gagal menggelar laga kandang perdana di Jakarta lantaran problem perizinan.
’’Komunikasi dengan Liga akan lebih ditingkatkan lagi ke depan. Sebab, kemarin kami fokus pada pembenahan internal kepengurusan,’’ pungkas Toni.
Langganan:
Komentar (Atom)











